Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Anak Ahmadiyah Dikeroyok Teman Sekolahnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan jemaat Ahmadiyah Lombok Nusa Tenggara barat kini berada dalam pengungsian. Selama 2 tahun berada di pengungsian, para pengungsi ini hidup menderita dan mendapat tindak kekerasan serta intimidasi. Penderitaan Jemaat Ahmadiyah di pengungsian ini diceritakan oleh salah seorang Jemaat Ahmadiyah,Sahidin, saat meminta suaka politik ke kantor Konsulat Australia, di jalan Tantular, Denpasar, hari ini.
Menurut Sahidin, kekerasan yang menimpa pengungsi Jemaat Ahmadiyah di Lombok kini sudah dialami oleh anak-anak pengungsi, yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar. “Ada anak pengungsi yang dikeroyok oleh teman-teman sekolahnya sendiri. Buku dan tasnya dirampas serta dinjak-injak. Ada juga yang diejek karena dia anak seorang Ahmadiyah,” jelas Sahidin. “Kita merasa sudah tidak aman di tanah kelahiran sendiri. Sama sekali tidak ada jaminan keamanan dari aparat keamanan di Lombok. Untuk itulah saya datang ke sini minta suaka kepada Pemerintah Australia,” kata Sahidin.
Pengakuan serupa juga disampaikan Jemaat Ahmadiyah lainnya, Sulhaen. Menurut Sulhaen, keselamatan ratusan Jemaat Ahmadiyah yang ada di pengungsian kini sudah amat mengkhawatirkan. “Rumah-rumah kami sudah dibakar. Kami juga sudah diusir-usir oleh warga. Sudah tinggal di pengungsian juga masih diteror. Menjelang dikeluarkannya SKB oleh pemerintah, warga Ahmadiyah di Lombok semakin ketakutan. Kita berharap ada jaminan keamanan atau kita semua akan minta suaka kepada konsul asing yang ada di Bali,” kata Sulhaen. Di Asrama Transito Mataram Lombok, kini terdapat sekitar 138 pengungsi Ahmadiyah. Sementara di bekas Rumah Sakit Praya Lombok terdapat 57 pengungsi Ahmadiyah lainnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan