Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Buruh Terancam PHK Masal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kenaikan harga BBM yang akan dinaikkan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini diprediksikan akan membawa efek domino bagi kondisi perekonomian di Bali. Pasalnya, kenaikan BBM ini akan berdampak pada meningkatnya biaya operasional perusahaan, sehingga membuat perusahaan terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja alias melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Kepala Bidang Tenaga Kerja Kabupaten Jembrana, Dede Heryadhy tidak menampik jika kemungkinan PHK tersebut terjadi.
Menurutnya, PHK akan terjadi apabila perusahaan tidak bisa mencermati dampak kenaikan harga BBM tersebut. "Kami tidak ingin ada tenaga kerja di Jembrana terkena PHK masal. Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil para pemilik perusahaan untuk membahas masalah ini," ungkap Dede yang ditemui di ruang kerjanya, jumat (23/5). Apabila ternyata ada perusahaan yang melakukan PHK masal? Dede menegaskan akan memberikan sanksi kepada perusahaan bersangkutan. "Kalau nantinya ada, maka perusahaan itu akan kami berikan sanksi sesuai dengan undang-undang tenaga kerja," pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang