Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Denpasar-Nusa Dua Dirancang Dibangun Jalan Tol
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna mengatasi kemacetan arus lalu lintas di jalur Denpasar-Nusa Dua, dan Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua, kini tengah dirancang kemungkinan dibangunnya jalan tol. Jalan tol ini rencananya akan dibangun di atas permukaan air laut.
Dari hasil kajian yang dilakukan investor asal Malaysia, Gridcomm Shd.Bhd dan Isyoda Corporation Berhad, ditawarkan perlunya dibangun jalur yang baru yang dibangun di atas permukaan air laut Tanjung Benoa. Idealnya dibangun dua jalur baru, yakni masing-masing Denpasar-Nusa Dua sepanjang 7,5 km, dan Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua sepanjang 4,5 km.
“Jalan tol yang akan dibangun terdiri atas empat ruas untuk kendaraan roda empat, masing-masing dua dari arah Selatan dan dua lainnya dari arah Utara,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Nyoman Puasha Aryana, usai mendampingi Gubernur Bali Dewa Beratha saat menerima Direksi perusahaan konsorsium Gridcomm Shd.Bhd dan Isyoda Corporation Berhad, Datuk Khalid didampingi istrinya yang juga penyanyi kondang Siti Nurhaliza, Senin (9/6).
Menurut Puasha, selain ruas kendaraan roda empat, juga akan dibangun jalur khusus sepeda motor, pejalan kaki dan juga penghobi olahraga jogging. Dalam proposal yang mereka namakan sebagai ‘Proposed Bali Highway’ tersebut, investor juga mengusulkan perlunya ada tambahan fasilitas fly over atau jalan layang di dua tempat. Yakni, satu di dekat persimpangan patung Dewa Ruci Jalan by pass Ngurah Rai, dan satunya lagi di persimpangan Patung Ngurah Rai-Tuban Kuta.
Untuk implementasinya, konsorsium mengajukan dua opsi. Pertama, melaksanakan proyek dengan konsesi pengelolaan jalan tol oleh konsorsium untuk jangka waktu 35 tahun. Selama itu pula seluruh hasil pungutan tol dikelola konsorsium. Dalam hal ini, pihak investor akan membangun 5 tol plaza. Biaya investasi untuk 2 tol saja, di luar pembebasan lahan mencapai Rp 4,102 triliun.
Sedangkan opsi kedua, pembangunan proyek ditanggung Pemerintah Provinsi Bali, dan konsorsium bertindak sebagai kontraktor. Biaya yang dibutuhkan lebih kecil yakni Rp 3,775 triliun.
Proyek tol ini, selain mengurangi kemacetan terutama dalam beberapa tahun ke depan, juga waktu tempuh Denpasar-Nusa Dua akan lebih singkat yakni dari 1 jam bisa hanya 10 menit saja. Sedangkan jalur Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua yang biasanya perlu 15-30 menit, bisa menjadi hanya sekitar 5 menit.
Dengan alasan banyak sektor yang tersentuh dalam proyek ini, untuk sementara Pemprov Bali belum bisa memutuskan apakah menerima atau menolak tawaran investor Malaysia ini. Yang jelas, kata Puasha, masalah ini masih akan dibahas lebih lanjut dengan melibatkan komponen masyarakat Bali terutama yang menyangkut aspek kajian sosial, budaya, lingkungan dan hukum penanaman modal. (sss)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang