Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Pengusaha Art Shop Tewas Over Dosis
Sanur
Selasa, 10 Juni 2008,
18:09 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pengusaha Art Shop, Aib Rismawan Bin Patah (45), hari ini ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Danau tamblingan No 69 Sanur. Korban diduga tewas karena over dosis obat-obatan.
Pengusaha Art Shop Subur terletak di Jalan Cemara 41 Denpasar, ditemukan tewas sekitar pukul 09.15 Wita. Saat ditemukan kondisi kakinya menekuk ke atas.
Menurut saksi mata, mayat korban ditemukan Eki, anak kandung dari pemilik rumah, Wayan Pica (47). Eki, tak sengaja melewati kamar korban. Tak lama Eki mencium bau busuk seperti bau bangkai tikus.
“Eki melihat pintu kamar terbuka dan korban tertidur. Tapi tidurnya rada aneh, kakinya menekuk ke atas,†jelas Eki seperti ditirukan petugas Polsek Densel.
Melihat ada keanehan, Eki mengecek kondisi korban di kamar. Diluar dugaan, Eki terkejut korban sudah tidak bernyawa. Polisi yang tiba di lokasi kejadian, menemukan sejumlah obat-obatan di kamarnya. Obat-obatan generic itu, kini diamankan di Polsek Densel.
Polisi menduga, korban tewas over dosis, terlalu banyak mengkomsumsi obat nyeri. Selama ini korban memang menderita sakit gigi. Itu terjawab, setelah polisi mengecek HP korban. Dimana di SMS tersebut, korban menghubungi seorang temannya dan mengatakan tidak bisa masuk toko karena sakit gigi.
Sementara dari keterangan keluarga korban, setelah dimintai keterangan petugas Polsek Densel, mengakui, kalau sakit gigi kumat, korban kerap menggunakan obat penyeri yang berlebihan.
“Tidak ada unsur kekerasan. Diindikasi, korban tewas karena kebanyakan minum obat penghilang nyeri. Penjelasan itu dibenarkan keluarga korban,†jelas Kapolsek Densel AKP Gde Ganefo didampingi Kanitreskrim Iptu Sudarsono. (Spy)
Pengusaha Art Shop Subur terletak di Jalan Cemara 41 Denpasar, ditemukan tewas sekitar pukul 09.15 Wita. Saat ditemukan kondisi kakinya menekuk ke atas.
Menurut saksi mata, mayat korban ditemukan Eki, anak kandung dari pemilik rumah, Wayan Pica (47). Eki, tak sengaja melewati kamar korban. Tak lama Eki mencium bau busuk seperti bau bangkai tikus.
“Eki melihat pintu kamar terbuka dan korban tertidur. Tapi tidurnya rada aneh, kakinya menekuk ke atas,†jelas Eki seperti ditirukan petugas Polsek Densel.
Melihat ada keanehan, Eki mengecek kondisi korban di kamar. Diluar dugaan, Eki terkejut korban sudah tidak bernyawa. Polisi yang tiba di lokasi kejadian, menemukan sejumlah obat-obatan di kamarnya. Obat-obatan generic itu, kini diamankan di Polsek Densel.
Polisi menduga, korban tewas over dosis, terlalu banyak mengkomsumsi obat nyeri. Selama ini korban memang menderita sakit gigi. Itu terjawab, setelah polisi mengecek HP korban. Dimana di SMS tersebut, korban menghubungi seorang temannya dan mengatakan tidak bisa masuk toko karena sakit gigi.
Sementara dari keterangan keluarga korban, setelah dimintai keterangan petugas Polsek Densel, mengakui, kalau sakit gigi kumat, korban kerap menggunakan obat penyeri yang berlebihan.
“Tidak ada unsur kekerasan. Diindikasi, korban tewas karena kebanyakan minum obat penghilang nyeri. Penjelasan itu dibenarkan keluarga korban,†jelas Kapolsek Densel AKP Gde Ganefo didampingi Kanitreskrim Iptu Sudarsono. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8396 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5796 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3627 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026