Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan ‘Pasukan Kuning’ Nuntut Jadi PNS

Singaraja

Selasa, 10 Juni 2008, 19:07 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pasukan kuning atau petugas kebersihan di Kota Singaraja menuntut diangkat sebagai pasukan kuning. Alasannya, mereka merasa ikut berjasa dalam meraih Tropy Adipura untuk Kabupaten Buleleng.

Tuntutan ini disampaikan Selasa (10/6) pagi saat menerima bantuan sembako dari Bupati Buleleng, Putu Bagiada di Gedung Laksmi Graha Singaraja.

“Kami sudah bekerja lebih dari 10 tahun, apa kami nanti akan diangkat menjadi PNS, sebab ada beberapa yang telah diangkat sebagai PNS, dengan status kami yang sekarang, kami belum punya masa depan, gaji kami hanya cukup untuk saat ini, kalau jadi PNS, kami punya harapan dari uang pensiunan,” ungkap seorang petugas kebersihan, usai bertemu dengan Bupati Bagiada.

Menanggapi permintaan dari petugas kebersihan itu, Bupati Buleleng Putu Bagiada usai acara mengatakan, pemerintah kabupaten berkeinginan besar agar seluruh petugas kebersihan bisa diangkat.. Namun, masalah pengangkatan pegawai honor adalah kewenangan pusat.

“Kalau saya, tidak saja petugas kebersihan tapi seluruh honor bisa diangkat, tapi ini kan kebijakan pusat, kami hanya bisa mengusulkan,” ujar Bupati Bagiada.

Dalam acara tersebut, Bupati Bagiada membagikan bingkisan sembako kepada seluruh petugas kebersihan masing-masing berupa beras 6 Kg, Gula 2 Kg dan Minyak Goreng 1,5 Kg, sebagai bentuk ucapan terimakasih pemerintah atas keberhasilan mendapatkan Tropy Adipura.

Ratusan petugas kebersihan yang bertugas di Buleleng saat ini terdiri dari 459 tenaga harian lepas, 26 honor daerah, dan hanya 40 orang yang telah berstatus PNS.

”Para petugas kebersihan ini sengaja dikumpulkan oleh bupati dalam rangka memberikan dukungan atas keberhasilannya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota Singaraja hingga meraih Tropi Adipura katagori kota kecil,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Ketut Swarjana.

Ratusan petugas kebersihan tersebut dibagi dalam tiga kelompok dengan gaji harian berbeda-beda. Kelompok pertama tukang sapu dengan gaji Rp 13.500 per hari, kelompok kedua petugas di atas truk Rp 15.000 perhari dan kelompok ketiga petugas pertamanan dengan gaji Rp 13.500 perhari. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami