Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Lahirkan 4 Butir ‘Deklarasi Kebudayaan’
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kongres Kebudayaan Bali I selama tiga yang berakhir Senin (16/6) akhirnya menghasilkan ‘Deklarasi Kebudayaan’ yang memuat empat butir pernyataan penting.
Deklarasi itu dibacakan langsung oleh S. Suwarsi, budayawan sekaligus salah seorang anggota Tim Perumus.
4 butir deklarasi itu antara lain
1. Bahwa sesungguhnya kebudayaan daerah, nasional dan global adalah suatu eksistensi yang dijiwai Bhineka Tunggal Ika, satu identitas dan satu fondasi kemanusiaan yang sarat nilai-nilai historis, logika, etika, spiritualitas, estetika, solidaritas, dan makna kehidupan.
2. Bahwa pengembangan kebudayaan Bali hendaklah mampu menghormati identitas budaya dengan berbagai keragamannya, menghargai kearifan local, serta mengapresiasi kreativitas menuju kemajuan budaya, adab, sains, seni, harmoni dan kesejahteraan.
3. Bahwa marginalisasi, hegemoni, dan kepunahan kebudayaan harus dicegah dan sebaliknya potensi kekhususan, keunggulan, dan keadaban harus dilestarikan dan diberdayakan untuk memuliakan kemartabatan, dan kemanusiaan melalui kerja sama sinergis, serta tanggung jawab bersama secara lintas daerah, lintas kelompok etnis, dan lintas bangsa.
4. Bahwa pendalaman kebudayaan agar mampu menggetarkan roh serta tekad baru untuk bangkit secara local, nasional, global, dalam spirit kearifan, toleransi, dan kedamaian, dari Bali untuk Bali, dari Bali untuk Indonesia, dan dari Bali untuk dunia.
Kongres Kebudayaan Bali ini diikuti sekitar 400 budayawan, seniman, intelektual, serta tokoh masyarakat Bali lainnya yang dibuka Jero Wacik di Sanur. Sedangkan acara sidang dan pembahasannya berlangsung di Gedung STSI Denpasar. (sss)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli