Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mahayastra Pastikan Sport Center Gianyar Tetap Dibangun Meski Ada Penolakan dari Petani
beritabali/ist/Aksi damai di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar menolak lahan Sport Center beberapa waktu lalu.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan pembangunan kawasan Sport Center Gianyar di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, tetap akan dilanjutkan meski masih ada lima petani yang menolak konsinyasi lahan.
Menurut Mahayastra, penolakan dari sebagian kecil pemilik lahan tidak akan menghentikan proyek yang diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur olahraga strategis di Kabupaten Gianyar. Ia memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah telah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
"Masyarakat selalu menginginkan transparansi dan keadilan. Penilaian ini dilakukan oleh tim appraisal independen, jadi tidak berdasarkan kehendak pemerintah maupun kehendak pemilik lahan semata. Faktanya, sekitar 90 persen pemilik lahan sudah menerima hasil penilaian tersebut," jelasnya.
Mahayastra juga membantah anggapan bahwa proses pembebasan lahan dilakukan secara sewenang-wenang. Ia menegaskan setiap tahapan telah mendapat pendampingan dan pengawasan dari aparat penegak hukum guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
"Yang berhak menilai keabsahan prosedur adalah aparatur, pengadilan, dan kejaksaan selaku pendamping, bukan pihak yang berkepentingan langsung. Jika ada warga yang merasa tidak puas, mekanisme hukumnya sudah tersedia, bisa menempuh jalur Gugatan di PTUN," tegasnya.
Terkait legalitas pengadaan tanah, Mahayastra menjelaskan Pemerintah Kabupaten Gianyar menjalankan kewenangan yang telah didelegasikan oleh Gubernur Bali sesuai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, seluruh proses memiliki dasar hukum dan administrasi yang sah.
"Kami sudah mengajukan permohonan kepada Gubernur, dan aturan membolehkan Gubernur mendelegasikan kewenangan tersebut kepada pemerintah kabupaten. Jadi, apa yang kami jalankan sudah sesuai amanat Gubernur dan memiliki dasar surat resmi," tambahnya.
Meski masih terdapat penolakan dari lima petani, Pemkab Gianyar memastikan pembangunan Sport Center tetap menjadi prioritas karena dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Gianyar.
"Protes tersebut tidak mengubah komitmen kami. Apa yang kami bangun ini adalah untuk kepentingan Gianyar, untuk rakyat, dan demi hadirnya infrastruktur olahraga yang memadai di daerah ini," pungkas Bupati Mahayastra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun