Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mahayastra Pastikan Sport Center Gianyar Tetap Dibangun Meski Ada Penolakan dari Petani

Rabu, 29 Juli 2026, 13:57 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Aksi damai di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar menolak lahan Sport Center beberapa waktu lalu.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan pembangunan kawasan Sport Center Gianyar di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, tetap akan dilanjutkan meski masih ada lima petani yang menolak konsinyasi lahan.

Menurut Mahayastra, penolakan dari sebagian kecil pemilik lahan tidak akan menghentikan proyek yang diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur olahraga strategis di Kabupaten Gianyar. Ia memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah telah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Masyarakat selalu menginginkan transparansi dan keadilan. Penilaian ini dilakukan oleh tim appraisal independen, jadi tidak berdasarkan kehendak pemerintah maupun kehendak pemilik lahan semata. Faktanya, sekitar 90 persen pemilik lahan sudah menerima hasil penilaian tersebut," jelasnya.

Mahayastra juga membantah anggapan bahwa proses pembebasan lahan dilakukan secara sewenang-wenang. Ia menegaskan setiap tahapan telah mendapat pendampingan dan pengawasan dari aparat penegak hukum guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

"Yang berhak menilai keabsahan prosedur adalah aparatur, pengadilan, dan kejaksaan selaku pendamping, bukan pihak yang berkepentingan langsung. Jika ada warga yang merasa tidak puas, mekanisme hukumnya sudah tersedia, bisa menempuh jalur Gugatan di PTUN," tegasnya.

Terkait legalitas pengadaan tanah, Mahayastra menjelaskan Pemerintah Kabupaten Gianyar menjalankan kewenangan yang telah didelegasikan oleh Gubernur Bali sesuai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, seluruh proses memiliki dasar hukum dan administrasi yang sah.

"Kami sudah mengajukan permohonan kepada Gubernur, dan aturan membolehkan Gubernur mendelegasikan kewenangan tersebut kepada pemerintah kabupaten. Jadi, apa yang kami jalankan sudah sesuai amanat Gubernur dan memiliki dasar surat resmi," tambahnya.

Meski masih terdapat penolakan dari lima petani, Pemkab Gianyar memastikan pembangunan Sport Center tetap menjadi prioritas karena dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Gianyar.

"Protes tersebut tidak mengubah komitmen kami. Apa yang kami bangun ini adalah untuk kepentingan Gianyar, untuk rakyat, dan demi hadirnya infrastruktur olahraga yang memadai di daerah ini," pungkas Bupati Mahayastra.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami