Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




SMAN 2 Abiansemal Jadi Percontohan Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026, 10:03 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/SMAN 2 Abiansemal Jadi Percontohan Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

SMA Negeri 2 Abiansemal, Kabupaten Badung, menjadi tuan rumah kegiatan Kolaborasi dan Studi Banding Pengelolaan Sampah Berkelanjutan yang diselenggarakan International Society of Waste Management Air and Water (ISWMAW) bekerja sama dengan SMA Negeri 11 Denpasar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukasi lingkungan yang bertujuan memperkuat kolaborasi antarsekolah sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Program tersebut merupakan pengembangan dari kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di SMA Negeri 11 Denpasar pada 2025. Memasuki pelaksanaan kedua pada 2026, cakupan program diperluas ke tiga sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kuta, SMA Negeri 12 Denpasar, dan SMA Negeri 2 Abiansemal sebagai upaya memperkuat jejaring pendidikan serta membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.

Kegiatan di SMAN 2 Abiansemal dihadiri seluruh siswa, kepala sekolah beserta jajaran, Director General ISWMAW, jajaran SMA Negeri 11 Denpasar, serta perwakilan peserta didik dari sekolah tersebut. Agenda meliputi sosialisasi, studi banding, hingga berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan lingkungan sekolah.

Kepala SMAN 2 Abiansemal, I Made Suwardana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang penting untuk membangun kesadaran peserta didik dalam mengelola sampah secara benar demi menjaga kelestarian lingkungan.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk budaya peduli lingkungan sejak dini," ujarnya, belum lama ini di Abiansemal, Badung.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 11 Denpasar, I Ketut Suwita, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kondisi lingkungan SMAN 2 Abiansemal yang dinilainya bersih, hijau, dan tertata dengan baik. Menurutnya, lingkungan sekolah tersebut mencerminkan keberhasilan penerapan budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan suasana belajar yang nyaman dan asri.

Materi utama disampaikan Director General Sustainable Development and Circular Economy Research Centre ISWMAW, Prof. Sadhan Khumar Ghosh, Ph.D. (Engg.), yang memaparkan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan melalui pendekatan komunikatif dan interaktif. Dalam sesi tersebut, para siswa diajak berdiskusi secara langsung untuk memahami berbagai solusi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Dalam pemaparannya, Prof. Ghosh menjelaskan klasifikasi berbagai jenis sampah beserta metode penanganannya. Ia menerangkan bahwa hampir seluruh barang yang digunakan manusia pada akhirnya akan menjadi sampah. Namun, sampah organik masih dapat diolah melalui proses pengomposan menjadi pupuk yang bermanfaat, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang sesuai karakteristiknya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

"Perubahan perilaku dalam mengelola sampah harus dimulai dari lingkungan sekolah sebagai fondasi terbentuknya budaya hidup berkelanjutan," katanya.

Melalui kolaborasi dan studi banding ini diharapkan kerja sama antara SMA Negeri 11 Denpasar, SMA Negeri 2 Abiansemal, dan ISWMAW semakin erat dalam mengembangkan inovasi pendidikan lingkungan.

Program tersebut juga diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, menjadi pelopor budaya hidup bersih, serta menerapkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami