Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nyalip Motor, Selamet Tewas Digilas Truk

Denpasar

Rabu, 25 Juni 2008, 18:33 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Lagi, korban kecelakaan lalu lintas bertambah. Rabu (26/6) sebuah kejadian kecelakaan terjadi di Jalan Marlboro timur depan Kymco Denpasar. Korban tewas adalah Selamet (40) tinggal di Jalan Tangkuban Perahu, Denpasar. Korban tewas setelah tubuhnya digilas truk tronton yang melintas kencang.

Menurut Kasatlantas Poltabes Denpasar Kompol Singgamata SiK, kecelakaan lalu lintas berawal, saat korban (Selamet), mengendarai sepeda motor Supra DK 8390 ED datang dari arah barat ke timur.

Dia membonceng temannya, Suherman (32). Dalam tabrakan itu, Suherman mengalami kaki kanan patah.

Jalur yang dilalui korban saat itu ramai akan lalu-lalang kendaraan. Korban mencoba mendahului dengan menyalip truk tronton DK 8118 JA. Truk melaju dari arah yang bersamaan itu, dikemudikan oleh Yahya Saleh (47), asal Surabaya.

Saat menyalip, korban kurang hati-hati. Sebab, sepeda motor terlalu mengambil jalur ke arah kanan. Akibatnya, dari arah yang berlawanan, tiba–tiba muncul sepeda motor Supra DK 3865 PE, yang dikendarai Gede Arta Beliartau (19).

Tak pelak, sepeda motor Gede Arta asal Bangli itu, menabrak sepeda motor korban. Gede Arta mengalami patah kaki kana dan tangan kanan. Terungkap Gede Arta diduga mabuk minuman keras.

“Dari mulutnya tercium bau alkohol. Diduga mabuk,” ucap Kompol Singgamata SiK.

Tragisnya, setelah ditabrak, sepeda motor korban jatuh ke arah ban truk, sebelah kanan. Mengerikan, ban roda truk yang sedang melaju kencang itu langsung menyambut dan menggilas tubuh korban.

Tragisnya, tak hanya digilas. Akan tetapi tubuh korban terseret sejauh 24 meter. Warga berupaya melakukan penyelamatan terhadap korban.

Selamet yang tinggal di Jalan Tangkuban Perahu Denpasar segera dilarikan ke rumah sakit Sanglah. Apa lacur, nyawa korban tidak bisa diselamatkan meski tim medis sudah berupaya keras.

“Sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk supir truk dan pengendara sepeda motor Supra DK 3865 PE. Dari keterangan saksi-saksi, korban tewas karena kurang hati-hati saat mengendarai sepeda motor,” jelasnya didampingi Kanitlaka AKP Bima Aria Viyasa SiK. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami