Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Megawati Jalan-Jalan di Hutan Mangrove

Denpasar

Kamis, 10 Juli 2008, 16:51 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di sela-sela kunjunganya di Bali, Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri Kamis (10/7), mengunjungi kawasan hutan Mangrove di Suwung Denpasar Selatan.



Megawati yang didampingi suaminya Taufik Kiemas, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali AA. Ratmadi dan Walikota Denpasar Drs. AA. Puspayoga sempat berkeliling di areal hutan mangrove yang luasnya mencapai 736 Ha.

Sambil berkeliling jalan kaki menyusuri jogging track di tengah hutan, Megawati mendapatkan penjelasan langsung dari Chief Advisor JICA ( Japan International Cooperation Agency) di Bali Hiroyoki Hatori, yang menjelaskan seputar kondisi Hutan mangrove yang dijadikan kawasan Tahura (Taman Hutan Rakyat).

Menurut Hiroyoki, Hutan mangrove yang terletak di kawasan Desa Pemogan
Suwung, saat ini dikembangkan menjadi Balai Pengelolaan Hutan Mangrove. Disamping berfungsi sebagai konservasi juga menjadi pusat pembibitan dan penelitian tanaman mangrove di kawasan Indonesia Timur.

”Kesadaran masyarakat untuk memelihara mangrove perlu ditingkatkan,” katanya.



Hiroyoki Hatori juga menambahkan mangrove memegang peranan yang penting dalam melindungi lingkungan. Mangrove melindungi daratan dari abrasi gelombang laut. Mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alami dari terjangan gelombang tsunami.



”Yang paling penting hutan mangrove juga berfungsi sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut,”katanya.

Usai melakukan peninjauan Megawati mengaku kagum menyaksikan hutan mangrove yang masih terawat dengan baik. Ia berpesan agar kawasan hutan ini tetap dirawat dengan baik karena dapat juga berfungsi sebagai paru-paru kota dan menyerap polusi udara.

Untuk itu Megawati meminta kepada semua komponen masyarakat agar ikut peduli dan menjaga hutan mangrove, karena menurutnya kawasan hutan magrove ini dapat dikembangkankan menjadi obyek wisata.

“Kawasan Hutan Mangrove di Suwung ini sudah dilengkapi dengan
museum, dan jogging track yang panjangnya mencapai 1,5 km. Jika kawasan ini ditata dengan baik saya yakin akan dapat menjadi obyaek wisata yang menarik di kota Denpasar khususnya wisata alam,”pungkas Megawati. (ctg/*)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami