Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Profesor Amerika buat buku ‘Rwa Bhineda’ dalam 3 Bahasa
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang professor Amerika, Ron Jenkins tahun ini menargetkan akan menyelesaikan penyusunan buku yang bertemakan tentang filosofi Bali, yakni ‘Rwa Bhineda’ (dua hal yang berbeda, baca: Kepalsuan dan kebenaran). Buku ini akan dicetak secara eksklusif full colour setebal sekitar 200 halaman dengan ukuran 25 cm X 35 cm.
“Untuk tahap awal akan dicetak sebanyak 3000 buku dan disebar sampai ke luar negeri,†papar Prof Ron didampingi maestro perupa Nyoman Gunarsa, Kamis (10/7) di Denpasar.
Buku tersebut akan dicetak dalam tiga bahasa, yakni Bali, Indonesia dan Inggris. Hal itu dimaksudkan agar orang asing yang tak paham bahasa Bali maupun Indonesia akan bisa mengerti isi buku sekaligus filosofi yang terkandung dalam Rwa Bhineda.
Isi buku tersebut, kata Prof Ron yang guru besar di Wesleyan University New York, selain berbicara soal makna dan filosofi Rwa Bhineda, juga tentang masalah pemalsuan karya lukisan Gunarsa yang saat ini tengah dalam proses kasasi di Mahkamah Agung.
Prof Ron sendiri saat ini sejak sekitar 7 bulan lalu tengah melakukan penelitian bidang seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Tiap 2 bulan, dia pulang ke negaranya, Amerika. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1118 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 456 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 415 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 366 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 308 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung