Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
89 Persen Responden Setuju Hotel Dibatasi
Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebanyak 224 responden atau 89 persen peserta jajak pendapat Beritabali.com, menyatakan setuju jika pembangunan hotel dan villa dibatasi. Hanya 29 responden atau 11 persen yang menyatakan tidak setuju pembanguanan hotel dan villa di bali dibatasi.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Jajak pendapat ini mulai dilakukan Beritabali.com sejak 18 Juni 2008 dan berakhir pada 12 Juli 2008. Pada akhir jajak pendapat, jumlah responden yang berpartisipasi dalam polling ini mencapai 253 responden.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 224 responden atau 89 persen menyatakan setuju jika pembanguan hotel dan villa di Bali dibatasi. Hanya 29 responden atau 11 persen yang tidak setuju pembanguan hotel dan villa di Pulau Bali dibatasi.
Pemerintah Daerah Bali sudah saatnya membatasi pengeluaran ijin pembanguan sarana akomodasi di Bali, untuk menekan penambahan jumlah kamar hotel di Bali.
Di Bali saat ini masih terdapat banyak sarana akomodasi tidak berizin. Di Kabupaten Badung misalnya, terdapat hampir 300 villa yang sudah beroperasi. Dari jumlah tersebut, yang sudah mengantongi ijin baru sekitar 100 villa.
Sementara jumlah kamar hotel di Bali yang sudah berijin resmi mencapai 60 ribu unit. (Litbang BB.com)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun