Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Isak Tangis Warnai Demo Buruh PT MGI

Renon

Jumat, 18 Juli 2008, 10:48 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Isak Tangis mewarnai aksi demo ratusan buruh Ratusan buruh PT Mitra Garmen Indoraya (MGI), Jumat (18/7), di Gedung DPRD Bali, Renon Denpasar.



Sekiatr 600 buruh jahit PT Mitra Garmen Indoraya (MGI) ini tiba di Gedung DPRD Bali sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Beberapa buruh wanita tampak membawa serta anak mereka yang masih kecil.

Di depan gedung DPRD Bali, ratusan buruh ini kemudian menyampaikan aspirasinya, terkait persoalan yang tengah mereka hadapi, di perusahaan tempat mereka bekerja. Aksi demo ini sempat diwarnai isak tangis beberapa buruh wanita.

"Sekarang hidup kami jadi susah, beli susu anak saja sekarang tidak bisa, kalau nanti benar-benar di PHK, nggak tahu nanti mau makan apa,"teriak seorang buruh wanita.



Ratusan buruh ini kemudian diterima anggota Komisi IV DPRD Bali di ruang pertemuan dewan. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara anggota Dewan dan buruh PT MGI masih berlangsung.



Sebelumnya, ratusan buruh PT Mitra Garmen Indoraya (MGI), Senin (14/7), juga sudah menggelar aksi demo ke kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar. Mereka memprotes tindakan perusahaan milik warga asing ini, karena telah menurunkan upah dan merubah status mereka di perusahaan secara sepihak.

"Aksi ini dilakukan untuk memprotes tindakan perusahaan yang menurunkan ongkos jahit dari 10 ribu per potong menjadi 3 ribu rupiah per potong. Selain itu para buruh juga memprotes kebijakan perusahaan yang merubah status mereka dari buruh jadi (borongan) menjadi buruh sistem rolling dengan upah Rp 90 per menit," jelas koordinator demo, Ihsan Tontowi.

Jika tuntutannya tidak dikabulkan, para buruh menyatakan akan terus melakukan aksi demo turun ke jalan. Selain itu, ratusan buruh ini juga menyatakan akan menempuh upaya hukum, sampai tuntutannya dipenuhi oleh perusahaan milik warga negara asing ini. (bob)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami