Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dana BLT Dipotong untuk Pembangunan

Panji

Rabu, 23 Juli 2008, 21:23 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sejumlah penerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Panji Kecamatan Sukasada mengaku resah dengan ulah oknum aparat desa setempat, sebab satu kupon BLT yang diterima masyarakat miskin tersebut dipotong sebesar lima puluh ribu rupiah.



Kucuran dana Pemerintah Pusat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap 95 Kepala Keluarga di Dusun Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada pada tahap pertama sebesar tiga ratus ribu rupiah menuai masalah, sebab para penerima BLT tersebut harus menyerahkan uang pencairan sebesar lima puluh ribu rupiah kepada setiap RT untuk diserahkan kepada Kepala Dusun setempat dan selanjutnya akan dipergunakan untuk melakukan perbaikan Balai Masyarakat.

Seorang warga di Dusun Bangah, Desa Panji, Putu Bawer (57), Rabu (23/7) mengungkapkan, sangat keberatan atas kebijaksanaan yang dikeluarkan aparat dusun di Desa Panji, "para penerima Bantuan Langsung Tunai diwajibkan untuk menyerahkan uang sebesar lima puluh ribu rupiah untuk pembangunan desa," ungkapnya.



Menyikapi adanya pemotongan dana BLT di Desa Panji. Camat Sukasada, Ketut Susila mengaku masih melakukan koordinasi dengan aparat Desa Panji, namun demikian, Camat Sukasada, Susila tidak membenarkan adanya dana BLT dipotong untuk pembangunan.



"Kalau BLT tersebut tidak bisa dipotong untuk ini itu, sebab itu murni bantuan langsung dari pusat untuk keluarga miskin terkait kompensasi BBM, dengan adanya pemotongan itu akan kita sikapi dengan menurunkan tim ke Desa Panji," ujar Susila.

Selain melakukan pemotongan dana bantuan dari Pemerintah Pusat itu, sejumlah penerima bantuan juga mengakui adanya ancaman bila tidak memberikan dana sebesar lima puluh ribu rupiah, namanya akan dicoret sebagai penerima BLT untuk tahap selanjutnya. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami