Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tuntut Kejelasan Sikap Mister Jack

Denpasar

Selasa, 29 Juli 2008, 17:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ratusan buruh jahit PT Mitra Garmen Indoraya (MGI) hari ini (29/7) kembali menggelar aksi demo di pabrik tempat mereka bekerja. Mereka menuntut kejelasan sikap pihak manajemen pabrik, terkait nasib mereka yang masih terkatung-katung.



Demo ratusan buruh jahit ini awalnya digelar di depan areal pabrik PT Mitra Garmen Indoraya, di Jalan Imam Bonjol Denpasar. Dalam demo yang dijaga sejumlah aparat kepolisian ini, para buruh jahit yang semuanya wanita ini meneriakkan berbagai tuntutan terkait nasib mereka yang tidak jelas di perusahaan milik warga asing ini.

"Hingga kini belum ada kejelasan dari perusahaan, terkait nasib para buruh. Pimpinan utama di perusahaan ini, yakni Mister Jack, belum memerintahkan kami untuk kembali bekerja. Belum ada pernyataan resmi terkait nasib kami. Kami siap gabung kembali asal seluruh hak-hak kami di perusahaan ini dipenuhi," kata Melati, salah seorang buruh jahit.

Usai menggelar aksi demo di depan pabrik PT Mitra Garmen Indoraya, ratusan buruh ini kemudian menggelar aksi jalan kaki menuju kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar.



Di tempat ini, beberapa perwakilan buruh menemui pihak disnaker untuk menanyakan kejelasan nasib mereka di perusahaan tempat mereka bekerja.



Aksi demo ratusan buruh ini merupakan rangkaian aksi mogok kerja yang sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Aksi ini dilakukan untuk memprotes tindakan perusahaan yang menurunkan ongkos jahit dari Rp 10 ribu per potong menjadi Rp 3 ribu rupiah per potong.

Selain itu para buruh juga memprotes kebijakan perusahaan yang merubah status mereka dari buruh jadi (borongan) menjadi buruh sistem rolling dengan upah 90 rupiah per menit. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami