Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nelayan Keluhkan Tempat Parkir Perahu

Tejakula

Jumat, 1 Agustus 2008, 13:25 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Hampir sebagian besar wilayah pesisir pantai di Kecamatan Tejakula telah dipenuhi bangunan Villa, Hotel serta Bungalow yang dibangun Warga Negara Asing (WNA) hingga memberikan imbas kepada sejumlah nelayan di sepanjang pantai Tejakula lantaran sebagian besar pantai itu telah "dikuasai"dan dijadikan areal pribadi.

 


"Memang banyak pengaduan para nelayan kepada kami disini, para nelayan ini tidak memiliki tempat parkir atau lokasi untuk menaruh perahu mereka setelah bekerja, sebab wilayah pantai sebagian besar telah dikuasai oleh pemilik hotel, villa maupun rumah pribadi lainnya," ungkap Anggota DPRD Buleleng asal Tejakula, Made Suarsa dan Ngurah Sugiarta.

Dampak lain dari "penguasaan" areal pantai itu kemudian berimbas pada beberapa nelayan yang tidak meneruskan pekerjaannya sebagai nelayan," karena tidak mau bermasalah, beberapa nelayan akhirnya mencari pekerjaan lain yang lebih aman," ujar Ngurah Sugiarta.



Memikirkan keluhan sejumlah nelayan tersebut, kedua anggota DPRD Buleleng yang berasal dari Desa Bondalem itu berharap kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk segera membuat peraturan tata ruang pantai dan sejenisnya.



"Dengan tata ruang itu maka dengan mudah bisa ditentukan di mana orang bisa membangun hotel, vila dan akomodasi pariwisata lainnya, atau sejauh mana orang bisa menanam rumput-rumput laut dan membuat kawasan pemberdayaan kerang mutiara," papar Suarsa.

Selain itu, kedua anggota dewan itu menyarankan agar dibuat juga peraturan bahwa setiap hotel yang membangun di tepi pantai harus membuat ruang terbuka untuk memudahkan para nelayan memarkir perahunya. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami