Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Mosel, Bandar Narkoba Diperiksa Polisi
Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komang Suparmadi alias Mosel, satu dari delapan pelaku yang dilaporkan ke Polres Badung terkait kasus pelemparan I Made Sutama alias Minggik di dalam LP Kerobokan, Minggu (3/8), telah diperiksa satuan reskrim Polres Badung.
Pemeriksaan berlangsung di ruang penyidik Lapas Kerobokan. Belum diketahui hasil pemeriksaan, akan tetapi, Mosel diduga pelaku yang ikut melempar Minggik saat dibesuk istri Yan Ketu yakni Yatim.
Kasatreskrim Polres Badung, AKP Made Witaya mengatakan, pemeriksaan terhadap satu orang pelaku telah dilakukan di ruang penyidik Lapas Kerobokan. Satuan penyidik Polres Badung belum melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pelaku lain, seperti yang dilaporkan Agus Suwitra, anak kandung dari I Made Sutama alias Minggik.
"Baru satu yang diperiksa yakni KS (Mosel, Red). Pemeriksaan dilakukan di Lapas Kerobokan," ucapnya.
Mantan Kapolsek Dentim ini mengatakan, saat ini sudah ada empat yang diperiksa terkait penganiayaan terhadap Minggik, hingga menyebabkan Ketua Forum Peduli Denpasar itu mengalami luka bocor di bagian kepala kanan.
Dari empat saksi, 2 dari keluarga korban yakni Atim, Agus Suwitra, seorang sipir dan Mosel. Untuk masalah visum, AKP Witaya mengutarakan, Minggik baru akan divisum guna menguatkan alibi penganiyaan.
Sementara itu Made Suardana, SH, selaku kuasa hukum Agus Suwitra yang melaporkan kasus penganiayaan terhadap ayahnya Minggik ke Polres Badung, Sabtu (2/8), kembali melaporkan salah seorang pelaku yakni berinisial WC.
Pelaku WC yang diduga ikut terlibat melempar batu, saat Minggik dibesuk Atim, istri Yan Ketu, dilaporkan Minggu (3/8) ke Polres Badung.
"Kita sudah melaporkan WC ke Polres Badung. WC diduga ikut melempar klien saya saat pelemparan di dalam Lapas Kerobokan," ujar Suardana SH.
Hingga kini, kasus pelemparan Minggik yang kini ditempatkan di sel tahanan Mapenaling (tahanan masa pengenalan lingkungan, Red) LP Kerobokan terus diusut. Minggik yang ditangkap Direktorat Reskrim Polda Bali, dalam kasus kepemilikan senjata api, granat dan senjata tajam, diserang dengan lemparan batu, oleh kelompok lain, di dalam LP Kerobokan.
Akibatnya Minggik mengalami 3 jahitan di bagian kepala, setelah dilempar botol minuman. Para pelaku disebut-sebut oleh Agus Suwitra sebagai teman lama ayahnya. Delapan nama yang dilaporkan enam napi dan dua pembesuk. Yakni Mosel, I Dewa Segening, Momon, Sinten, Datuk, Cakra (Napi), Jerug dan Jering (pembesuk). (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan