Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Akan Diotopsi, Keluarga Dilarang Ambil Jenasah
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mrs X yang tewas tergeletak di pinggir sebuah got tidak jauh dari Pura Segara, Desa Pakraman Buleleng, Senin (4/8) identitasnya berhasil diungkap polisi. Mayat perempuan itu bernama Nyoman Warni (34) warga Dusun Wirabuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, polisi melarang keluarga mengambil jenazahnya.
" Mayat ini akan kita otopsi karena ada beberapa hal yang mencurigakan kita temukan di lokasi penemuan jenasah ini, seperti adanya air dalam gelas kemasan air meneral termasuk adanya luka lecet pada bibir dan kepala. Untuk kepentingan kepolisian, jenazah tidak boleh diambil pihak keluarganya dulu," ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.
Berdasarkan visum yang dilakukan petugas medis RSUD Buleleng, istri Nyoman Sudiada (33) yang ditemukan tidak bernyawa itu mengalami luka lecet pada bagian bibir dan kepala bagian atas.
" Dari hasil visum ini kita akan coba untuk melakukan otopsi ke RS Sanglah di Denpasar untuk mempertegas penyebab kematiannya," ujar Juen.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat perempuan tanpa identitas, menggemparkan warga Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng.
Mayat ini ditemukan sejumlah warga setempat tergeletak tanpa nyawa di pinggir sebuah got hanya beberapa meter dari tembok pembatas sebelah timur Pura Segara Desa Pakraman Buleleng, di Kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 647 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 608 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 455 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik