Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Keluhan Tukang Ojek Ditanggapi Dingin ASDP

Gilimanuk

Kamis, 7 Agustus 2008, 17:25 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Keluhan yang disampaikan tukang ojek ditanggapi dingin Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban. Dalam pertemuan dengan ojek yang dihadiri pula oleh Kepala KP3, AKP I Ketut Suparta dan Lurah Gilimanuk I Ketut Eko Susilo, di ruang VIP ASDP Gilimanuk, Kamis (7/8).



Ospar mengatakan, kebijakan melarang ojek masuk pelabuhan bukan kemauan ASDP tetapi merupakan perintah dari pimpinannya yang didasari Surat Edaran Menhub Nomor 28 Tahun 2008.

"Kebijakan ini diambil untuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa penyeberangan setelah tarif penyeberangan naik. Selain itu juga karena tuntutan dari pengguna jasa penyeberangan itu sendiri," ungkapnya.

Namun, Ospar mengaku paham atas keinginan tukang ojek, karena di Ketapang sudah diberlakukan maka otomatis di Gilimanuk juga harus dilakukan. "Kami hanya sebagai pelaksana saja sehingga tidak bisa memberi keputusan. Sekarang kalau kami memberi kebijakan untuk memenuhi keinginan Saudara, jelas akan dipertanyakan karena di pelabuhan Ketapang sudah bersih dari ojek," ungkapnya.



Sebagai jalan tengah, Ospar menawarkan solusi agar tukang ojek nyambi jadi tukang angkat barang atau porter. "Bagaimana kalau Saudara mencari rejeki sebagai tukang angkat barang. Saya kira peluang itu cukup besar," ungkapnya.



Sebenarnya lanjut Ospar, sudah sejak lama pihaknya memberi keleluasaan kepada tukang ojek, salah satu diantaranya tukang ojek tidak dipungut pas masuk sebesar Rp. 1.500 sekali masuk pelabuhan.

"Padahal dalam SE Menhub tersebut ditegaskan siapapun yang masuk pelabuhan harus bayar pas masuk. Kami tetap memikirkan nasib Saudara namun untuk sementara kebijakan ini tolong dilaksanakan dulu sambil menunggu hasil evaluasinya," tandasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami