Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Di Jembrana Elpiji Dijual Melebihi Standar

Negara

Selasa, 26 Agustus 2008, 11:16 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Setelah diumumkannya kenaikan harga elpiji oleh pemerintah yang mulai diberlakukan Senin (25/8), sejumlah agen elpiji di Jembrana menjualnya melebihi harga standar yang telah ditentukan.



Dari pantauan Beritabali.com di lapangan, Selasa (26/8) sejumlah agen elpiji tersebut menaikkan harga penjualannya elpiji 12 kg berkisar 13 persen dari harga sebelumnya. Harga elpiji 12 kg di Jembrana di tingkat konsumen sebelum adanya kenaikan ini mencapai Rp. 70 ribu namun pasca kenaikan melonjak hingga mencapai Rp. 80 ribu padahal harga yang ditetapkan pemerintah hanya sekitar Rp. 75 ribu saja.

Menurut Nanok, salah seorang pemilik agen elpiji di Jembrana, mengatakan harga elpiji yang bervariatif di beberapa tempat menurutnya sah-sah saja mengingat pendistribusian elpiji hingga sampai ke tingkat konsumen juga memerlukan biaya tergantung jaraknya.

"Saya rasa bervariatifnya harga elpiji ini adalah hal yang wajar mengingat distribusi elpiji dari depo juga memerlukan biaya," ujarnya. Nanok juga memaparkan kenaikan elpiji kali ini tidak banyak berpengaruh kepada omset penjualan di agen miliknya. "Masyarakat sudah tahu kalau harga elpiji naik," tandasnya.



Sedangkan kondisi sebaliknya terjadi di tingkat konsumen. Kenaikan harga elpiji ini dirasa sangat memberatkan mengingat harga kebutuhan pokok lainnya sudah naik lebih dulu. Zaenab (54), seorang pengusaha jajanan di Lingkungan Ketugtug, Loloan Timur, Jembrana merasa sangat keberatan dengan kenaikan harga gas elpiji ini.



"Akibat kenaikan harga elpiji ini, pendapatan saya jadi berkurang. Saya juga terpaksa menaikkan harga jajanan saya," ucapnya.

Zaenab berharap pemerintah tidak lagi membebani masyarakat dengan menaikkan harga sejumlah bahan pokok termasuk elpiji. "Elpiji ini kan sudah banyak dipakai masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Naiknya harga elpiji tentunya akan membebani masyarakat," pungkasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami