Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




6 Bandit Spesialis Pencongkel Rumah Diciduk

Denpasar

Rabu, 27 Agustus 2008, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Satuan reskrim Poltabes Denpasar menangkap gerombolan pencuri spesialis pencongkel rumah. Enam pemuda tanggung ini beraksi sejak dua bulan lalu dan berhasil menarget 17 TKP (tempat kejadian perkara). Aksi terbanyak yang mereka lakukan berada di wilayah Denpasar dan Badung.



Keenam tersangka masing-masing, Kadek Arie Darma Putra alias Kadek (17), Rosiful Aqli alias Iful (23), Aldi Reminton Amtiran (20), Sumari (22), Dodon Fungky Irawan alias Dodon (23) dan Abdullah (18). Keenam tersangka berdomisili di Jalan Pidada VII/21 Denpasar.

Penangkapan enam tersangka dibeberkan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. I Gede Alit Widana SH. Menurut mantan Kapolres Gianyar ini, enam tersangka diciduk dalam waktu yang bersamaan.

Awalnya, petugas menangkap Sumari di Jalan Raya Sesetan Senin (25/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Sumari asal Desa Taman Sari Banyuwangi, ditangkap lantaran membawa barang elektronik.

“Hasil interogasi, Sum mengaku barang curian. Anggota buser Poltabes mengembangkan kasusnya dan menangkap 5 teman-temannya,” ungkap Kapoltabes.



Petugas menangkap Kadek, Ipul, Aldi, Dodon dan Abdullah saat bergerombol di Jalan Pidada VII/21 Denpasar. Di kamar kos mereka, polisi menemukan barang bukti hasil curian.



Yakni : 15 buah tabung gas elpiji, 4 pelek sepeda motor, 1 unit home teather, 3 PS, dua unit sepeda motor, plat palsu, dan jam tangan merek Guess.

“Enam tersangka mengaku beraksi di 17 TKP dengan modus congkel rumah. Selain congkel rumah, mereka juga mencuri dua sepeda motor yang kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar,” paparnya Rabu (27/8) didampingi Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra SH.

Dijelaskan Kapoltabes, aksi enam tersangka cenderung beraksi secara terpisah. Terkadang 3 sampai empat orang. Bahkan beraksi sampai lima orang.

Otak pelaku dalam hal ini adalah Kadek Arie Darma Putra alias Kadek. Lelaki asal Singaraja yang pernah ditangkap dalam kasus pencurian di wilayah Abiansemal Badung, selalu ikut beraksi di 17 TKP.

“Kadek yang rekrut teman-temannya dan mengajak mencuri. Mereka awalnya mensurvei lokasi dan beraksi selalu pada malam hari. Sepeda motor curian digunakan untuk beraksi dan plat motor dipalsukan agar mengelabui petugas,” ucap perwira berkumis lebat ini.

Enam tersangka, ungkap Kapoltabes, adalah anak muda yang putus sekolah. Mereka tidak punya kerjaan tetap dan terkadang bekerja sebagai buruh bangunan.

Orang tua para tersangka, menurut Kapoltabes, telah dihubungi dan sudah menjenguk. Kepolisian, akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kejahatan lainnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami