Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Hutan Kering, Binatang Turun Ke Jalan
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim kemarau yang berkepanjangan membuat Hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kekeringan. Kondisi ini, disamping rawan kebakaran juga membuat menjangan, monyet dan babi hutan di hutan tersebut mulai turun ke jalan untuk mencari makanan.
Dari pantauan Beritabali.com di lapangan, Sabtu (6/9) siang hari beberapa gerombolan monyet tampak berkumpul di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk menantikan makanan yang diberikan atas kebaikan hati para pengendara yang melintasi jalan tersebut. Malam harinya, giliran menjangan dan babi hutan yang terpaksa turun ke jalan mencari makanan. Mereka mencari rumput dan tumbuhan di pinggir jalan yang masih tampak hijau.
Pemandangan ini tampaknya menarik pengguna jalan yang melewati jalur tersebut. Sopir-sopir truk dan pengguna kendaraan pribadi sering dengan sengaja berhenti untuk memberikan makanan kepada binatang tersebut, terutama monyet. Tampak beberapa kendaraan pribadi berhenti memberikan pisang dan makanan lainnya kepada gerombolan monyet tersebut.
"Kami sengaja berhenti di sini untuk memberikan makanan bagi monyet tersebut. Di samping saya sempat istirahat setelah melakukan perjalanan jauh, hal ini juga dapat menjadi hiburan bagi anak saya yang masih kecil," ujar Agus, salah seorang pengemudi mobil pribadi.
Di sisi lain, pemandangan ini seringkali membahayakan pengguna jalan, karena binatang yang ada di pinggir jalan tersebut menyeberang sembarangan. Tidak jarang monyet-monyet tersebut tewas ditabrak kendaraan yang lewat. Selain karena monyet tersebut sering menyeberang sembarangan juga karena pengguna jalan seringkali tidak mengindahkan rambu-rambu peringatan yang menyatakan areal tersebut merupakan lintasan satwa.
"Memang ini merupakan pemandangan menarik buat pengguna jalan yang melintas, namun kalau tidak awas bisa-bisa akan mencelakakan pengguna jalan tersebut. Monyet-monyet itu seringkali menyeberang sembarangan," kata Rahmat, salah seorang pengendara sepeda motor.
Kepala TNBB, Bambang Darmadja ketika dihubungi Sabtu (6/9) mengungkapkan kehadiran gerombolan monyet tersebut menandakan di dalam hutan mereka sudah kehabisan sumber pangan dan sumber airnya sudah mulai berkurang akibat kekeringan.
"Memang kalau musim kering tiba, binatang di TNBB suka turun ke jalan karena sumber air dan sumber makanannya sudah mulai menipis. Mereka lari ke pinggir hutan karena di sana masih terdapat sumber makanan bagi mereka," ungkapnya.
Lanjut Bambang, dari pantauan pihak TNBB terdapat 5 kelompok monyet di sepanjang hutan yang dilintasi oleh jalur Denpasar-Gilimanuk dan Cekik-Singaraja. "Kami mengamati ada 5 kelompok monyet di hutan sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk dan Cekik-Singaraja," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 607 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik