Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Oknum TNI 900 Raider Ngamuk di Kafe
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kafe KISS di Jalan Popies II Gang Ronta, Kuta, Rabu (10/9), gempar. Seorang oknum TNI satuan 900 Raider, berinisial RR, mengamuk dan menusuk dua pengunjung kafe yakni, Tomi Hermawan (28) beralamat di Jalan Nangka Gang Garuda II/10 Denpasar dan Garfiko (29) alamat Pulau Biak nomor 99 B, Denpasar. Kini RR menjadi buronan polisi.
Insiden amukan RR anggota TNI 900 Raider, di Kafe KISS di jalan Popies II Gang Ronta, membuat jajaran Pomdan IX Udayana, bergerak cepat melakukan pelacakan. Baik rumah sakit maupun Polsek Kuta, didatangi sejumlah anggota Pomdan. Diduga kedatangan anggota Pomdan, sekadar mencari perkembangan motif pengeroyokan dan penusukan yang dilakukan RR.
Informasi menyebutkan, pengeroyokan dan penusukan yang dilakukan RR bermula dari kedatangan RR ke Kafe KISS sekitar pukul 03.00 Wita, untuk menemui pacarnya. Dalam pertemuan tersebut, mereka duduk berdua satu meja. Tak lama duduk, datanglah Tomi Hermawan dan Gariko, yang juga merupakan kenalan teman wanita RR.
“Salah seorang korban menegur wanita RR, tapi RR marah dan diduga karena cemburu,†jelas sumber.
Diduga karena cemburu, RR marah dan ketiganya sempat beradu mulut. Beruntung pertengkaran berhasil dilerai pengunjung setempat. Buntut-buntutnya mereka damai dan RR pamitan pulang.
Parahnya, RR kembali mendatangi kafe KISS bersama dua temannya dengan membawa stik bisbol. Tanpa banyak bicara, RR mengayunkan stik bisbol ke arah dua korban.
Bak-bik-buk, kedua korban terperangah melihat kemarahan RR dan dua rekannya. Dibawah amukan RR cs, akhirnya dua korban yang kebetulan teller berat, tak berkutik dan tak berdaya.
Tragisnya, kuatnya tenaga RR mengayunkan stik bisbol, membuat Garfiko mengalami patah tangan kanan dan sekujur tubuh memar-memar.
Sama dialami Tomi Hermawan, yang mengalami luka kaki kanan nyeri dan hingga kini tidak bisa jalan. Lebih parah lagi, Tomi mengalami luka tusuk dipunggung. Keduanya masih dirawat di RSUP Sanglah.
“Siapa yang tusuk belum tau, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta,†bisik sumber yang enggan disebut namanya.
Hingga kini RR masih menjadi buronan polisi. Keberadaannya belum diketahui, namun ada indikasi, aparat kepolisian diback-up jajaran Pomdam IX Udayana masih melakukan pengejaran untuk membekuk RR. (Spy)
Reporter: bbn/rob
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan