Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Oknum TNI 900 Raider Ngamuk di Kafe

Denpasar

Rabu, 10 September 2008, 17:16 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kafe KISS di Jalan Popies II Gang Ronta, Kuta, Rabu (10/9), gempar. Seorang oknum TNI satuan 900 Raider, berinisial RR, mengamuk dan menusuk dua pengunjung kafe yakni, Tomi Hermawan (28) beralamat di Jalan Nangka Gang Garuda II/10 Denpasar dan Garfiko (29) alamat Pulau Biak nomor 99 B, Denpasar. Kini RR menjadi buronan polisi.

Insiden amukan RR anggota TNI 900 Raider, di Kafe KISS di jalan Popies II Gang Ronta, membuat jajaran Pomdan IX Udayana, bergerak cepat melakukan pelacakan. Baik rumah sakit maupun Polsek Kuta, didatangi sejumlah anggota Pomdan. Diduga kedatangan anggota Pomdan, sekadar mencari perkembangan motif pengeroyokan dan penusukan yang dilakukan RR.



Informasi menyebutkan, pengeroyokan dan penusukan yang dilakukan RR bermula dari kedatangan RR ke Kafe KISS sekitar pukul 03.00 Wita, untuk menemui pacarnya. Dalam pertemuan tersebut, mereka duduk berdua satu meja. Tak lama duduk, datanglah Tomi Hermawan dan Gariko, yang juga merupakan kenalan teman wanita RR.



“Salah seorang korban menegur wanita RR, tapi RR marah dan diduga karena cemburu,” jelas sumber.

Diduga karena cemburu, RR marah dan ketiganya sempat beradu mulut. Beruntung pertengkaran berhasil dilerai pengunjung setempat. Buntut-buntutnya mereka damai dan RR pamitan pulang.



Parahnya, RR kembali mendatangi kafe KISS bersama dua temannya dengan membawa stik bisbol. Tanpa banyak bicara, RR mengayunkan stik bisbol ke arah dua korban.

Bak-bik-buk, kedua korban terperangah melihat kemarahan RR dan dua rekannya. Dibawah amukan RR cs, akhirnya dua korban yang kebetulan teller berat, tak berkutik dan tak berdaya.

Tragisnya, kuatnya tenaga RR mengayunkan stik bisbol, membuat Garfiko mengalami patah tangan kanan dan sekujur tubuh memar-memar.

Sama dialami Tomi Hermawan, yang mengalami luka kaki kanan nyeri dan hingga kini tidak bisa jalan. Lebih parah lagi, Tomi mengalami luka tusuk dipunggung. Keduanya masih dirawat di RSUP Sanglah.

“Siapa yang tusuk belum tau, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta,” bisik sumber yang enggan disebut namanya.

Hingga kini RR masih menjadi buronan polisi. Keberadaannya belum diketahui, namun ada indikasi, aparat kepolisian diback-up jajaran Pomdam IX Udayana masih melakukan pengejaran untuk membekuk RR. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami