Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Celuluk Juga Tolak RUU Pornografi

Renon

Rabu, 17 September 2008, 14:28 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dalam cerita mistik Bali, Celuluk (mahluk berwujud raksasa) punya kebiasaan muncul di waktu malam hari. Namun hari ini, 2 'Celuluk' muncul di siang hari.

Hal ini terlihat dalam aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Pornografi yang diikuti oleh sekitar 500 orang yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali di Gedung DPRD Bali pada Rabu (17/9).



Kehadiran tokoh Celuluk ini dalam aksi penolakan RUU Pornografi merupakan sebagai sebuah contoh seni yang akan terancam apabila nantinya RUU Pornografi disahkan oleh DPR RI. Apalagi dalam setiap pementasan, Celuluk tampil dengan kondisi berkonotasi porno.

Nampaknya tidak hanya Celuluk yang terancam oleh RUU Pornografi. 'Rarung dan Rangda' yang selama ini menjadi seni sakral di Bali juga mendapat ancaman oleh RUU Pornografi.

Alasan-alasan ini mendasari dilibatkanya kesenian tersebut dalam aksi penolakan RUU Pornografi.



Koordinator Komponen Rakyat Bali Ngurah Harta menegaskan hal-hal yang berkaitan dengan pornografi pada dasarnya tidak perlu lagi dibuatkan aturan dalam sebuah undang-undang. Sebab selama ini masalah pornografi telah banyak diatur dalam KUHP, Undang-Undang pers dan Undang-Undang Perlindungan anak.

“Cukup itu yang diberlakukan, yang diperlukan saat ini adalah penegakan hukum, “ tegas Ngurah Harta.



Ngurah Harta menyampaikan jika RUU Pornografi benar-benar diberlakukan maka satu yang menjadi kekhawatiran para seniman di Bali adalah tidak adanya kebebasan berekspresi dan berkesenian.

Ngurah Harta berencana akan menghadap kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 September mendatang guna mendesak Presiden untuk tidak menyetujui pengesahan RUU Pornografi. (mlt)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami