Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan Mahasiswa dan Dosen ISI Mogok

Denpasar

Kamis, 18 September 2008, 12:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ratusan dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar hari ini (18/9) menggelar aksi mogok di kampus setempat. Selain mogok beraktivitas, mereka juga menyegel gedung rektorat dan ruang kuliah. Akibat aksi ini aktivitas belajar di kampus seni ini lumpuh total.

Aksi mogok serta mosi tidak percaya kepada Pejabat Rektor ISI Denpasar Wayan Rai ini diikuti seratus lebih dosen dan mahasiswa ISI dari berbagai jurusan. Aksi diawali dengan penutupan akses masuk menuju kampus ISI Denpasar.



Selain itu para peserta aksi juga mengosongkan dan menyegel gedung rektorat dan ruang kuliah yang ada di kampus ISI. Akibat aksi ini, aktivitas perkuliahan di kampus ISI Denpasar lumpuh hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dalam aksi ini para pendemo menuntut pejabat rektor Wayan Rai segera mundur dari jabatannya. Wayan Rai diminta mundur karena dinilai gagal memimpin ISI Denpasar dan menjadi sumber berbagai persoalan di kampus ini.



“Kita menyampaikan mosi tidak percaya kepada Rektor Wayan Rai karena janjinya menjadikan ISI Denpasar sebagai centre of excellent atau pusat unggulan kini melenceng menjadi centre of trouble maker atau sumber kekacauan,” kata Prof Sedana, guru besar ISI Denpasar, yang ikut dalam aksi ini.



Aksi mogok ratusan dosen dan mahasiswa hari ini ini merupakan lanjutan dari aksi demo sebelumnya. Dalam aksi demo sebelumnya, para pendemo menuntut pejabat Rektor ISI Denpasar Wayan Rai mundur dan mengakui hasil pemilihan rektor tanggal 5 Maret 2008 lalu yang memenangkan Nyoman Catra.

Dalam pemilihan Rektor ISI Denpasar 5 Maret 2008 lalu, Nyoman Catra terpilih sebagai Rektor dengan perolehan 15 suara, sementara kandidat lain yakni rektor incumbent I Wayan Rai meraih 8 suara. Meski pemilihan rektor ini sudah dilakukan secara demokratis oleh 23 anggota senat ISI Denpasar, namun hasil pemilihan ini tidak diakui dan dianulir oleh pejabat Rektor Wayan Rai. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami