Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Sistem Keamanan Bali Harus Berbasis Teknologi Intelijen
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah daerah Bali menargetkan untuk mengembangkan sistem keamanan berbasis teknologi intelijen. Pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi moderen ini dalam upaya mewujudkan keamanan Bali berstandar internasional.
Pengembangan sistem keamanan berbasis intelijen juga untuk dapat mendeteksi aksi-aksi terorisme lebih dini. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam keteranganya di Sanur (18/9) menyampaikan minimal Bali memiliki standar keamanan seperti pemerintah Inggris dengan 5 juta kamera pengintai atau CCTV.
Menurut Pastika, keamanan Bali saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan human intelijen. Apalagi dalam perkembanganya saat ini pembuatan bom dapat dilakukan dari bahan-bahan plastik.
“Tidak semua bom itu dibuat dari logam, jadi metal detektor gak laku, karena ada bom, bom plastik sekarang yang dibuat dari feroksida dan Aceton itulah sebabnya kalau keluar negeri naik pesawat dilarang bawa liquid,†Jelas mantan Kapolda Bali.
Pastika menyebutkan secara keseluruhan Bali saat ini hanya diawasi dengan 8 unit CCTV, diluar CCTV yang dimiliki oleh hotel-hotel di Bali. Pastika berharap dengan pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi, nantinya wisatawan dapat berlibur dengan tenang di Bali. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3865 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1820 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang