Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pastika: Walikota-Bupati Jangan Ambil Kebijakan Seenaknya
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan agar walikota dan bupati di Bali agar tidak mengambil kebijakan seenaknya sehingga tidak memunculkan kebijakan yang tumpang tindih. Meski ada UU Otonomi Daerah, walikota dan bupati di Bali agar tetap melakukan koordinasi dalam menjalankan kebijakan pembangunan di daerahnya masing-masing.
“Jangan karena berlindung dengan UU Otonomi Daerah, walikota dan bupati mengambil kebijakan seenaknya. Koordinasi harus tetap dilakukan supaya kebijakan yang diambil tidak tumpang tindih dalam membangun Bali yang aman, damai dan sejahtera,†pesan Mangku Pastika pada acara pelantikan Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra menjadi Walikota Denpasar, Rabu (24/9) di kantor Walikota Denpasar.
Menurut Gubernur, walikota dan bupati dalam mengeluarkan suatu kebijakan agar tidak sampai bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Misalnya, aturan yang dibuat di kabupaten tidak boleh berlawanan dengan yang ada di provinsi maupun di Pusat.
Seperti diketahui, Rai Mantra sebelumnya adalah wakil walikota Denpasar. Pelantikannya ini sekaligus menggantikan posisi Anak Agung Puspayoga yang lebih dulu sudah dilantik sebagai wakil gubernur Bali bersama-sama Mangku Pastika sebagai gubernur Bali periode 2008-2013. Rai mantra akan menjabat sebagai walikota sampai akhir Agustus 2010. Untuk sementara posisi wakil walikota Denpasar saat ini masih kosong.
Dalam sambutannya, Gubernur Mangku Pastika juga mengingatkan kepada Rai Mantra agar memperhatikan masalah lalu-lintas, kebersihan, dan kependudukan. Masalah lalu-lintas jalan di Denpasar perlu mendapat perhatian khusus karena jumlah kendaraan meningkat begeitu cepat sementara sarana dan prasarana jalan relatif tidak bertambah.
“Saya pikir ini penting supaya arus lalu-lintas di Denpasar tidak mengalami kemacetan. Terlebih lagi jalan yang sempit ditambah lagi dengan banyaknya kendaraan yang parkir di ruas-ruas jalan, sehingga perlu ditertibkan,†pesan mantan Kapolda Bali ini. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang