Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Manajemen Penanggulangan Bencana Masih Lemah

Renon

Kamis, 25 September 2008, 17:18 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengritisi manajemen penanggulangan bencana yang selama ini masih belum maksimall persiapannya. Bahkan mantan Kapolda Papua ini mencontohkan peristiwa bom Bali I yang terjadi pada Oktober 2002 yang menewaskan sampai 202 orang. Kalau saja penanggulangannya lebih dipersiapkan, maka jumlahnya dipastikan bisa dieliminir.



"Kalau penanggulangan bencananya lebih dipersiapkan dengan baik, mungkin yang mati tidak sampai 202 orang. Paling banyak separuhnya," papar Pastika saat membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Satkorlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsian (PBP) Provinsi Bali dan Satlat PBP Kabupaten/Kota, Kamis siang di Renon.

Mangku mengatakan, dalam peristiwa Bom Bali 1 yang terjadi malam hari, petugas hanya mengandalkan lampu senter. Hal ini jelas sangat menyulitkan pencarian korban yang sebenarnya masih sekarat tertimpa puing-puing bangunan.


"Kita tak punya lampu sorot waktu itu, jadi hanya menggunakan lampu senter untuk mencari korban. Akibatnya orang yang baru setengah mati akhirnya mati betulan, sehingga jumlahnya lebih banyak," ujar Mangku Pastika.



Ketidaksiapan tak sebatas fasilitas tersebut, tapi juga adanya kekacauan koordinasi antara petugas kepolisian, pemadam kebakaran maupun ambulance karena tidak ada yang mengatur.

"Kapolda saat ditanya berapa korbannya, dikatakan 10 orang, saya nonton itu saat di Timika ( sebagai Kapolda Papua). Besoknya 20 orang, terus 30 orang yang akhirnya totalnya 202 orang," ujar Mangku Pastika.



Menjawab pers, Mangku mengatakan, saat ini Pemprov Bali memiliki dana cadangan untuk biaya tak terduga Rp 6 miliar, begitu juga tahun 2009 besarnya juga sama. Dana ini bisa digunakan untuk penanggulangan bencana yang terjadi tiba-tiba.

"Tahun ini dan juga tahun 2009 kita (Pemprov Bali) punya dana cadangan Rp 6 miliar," ujar Mangku Pastika.(sss)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami