Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Manajemen Penanggulangan Bencana Masih Lemah
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengritisi manajemen penanggulangan bencana yang selama ini masih belum maksimall persiapannya. Bahkan mantan Kapolda Papua ini mencontohkan peristiwa bom Bali I yang terjadi pada Oktober 2002 yang menewaskan sampai 202 orang. Kalau saja penanggulangannya lebih dipersiapkan, maka jumlahnya dipastikan bisa dieliminir.
"Kalau penanggulangan bencananya lebih dipersiapkan dengan baik, mungkin yang mati tidak sampai 202 orang. Paling banyak separuhnya," papar Pastika saat membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Satkorlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsian (PBP) Provinsi Bali dan Satlat PBP Kabupaten/Kota, Kamis siang di Renon.
Mangku mengatakan, dalam peristiwa Bom Bali 1 yang terjadi malam hari, petugas hanya mengandalkan lampu senter. Hal ini jelas sangat menyulitkan pencarian korban yang sebenarnya masih sekarat tertimpa puing-puing bangunan.
"Kita tak punya lampu sorot waktu itu, jadi hanya menggunakan lampu senter untuk mencari korban. Akibatnya orang yang baru setengah mati akhirnya mati betulan, sehingga jumlahnya lebih banyak," ujar Mangku Pastika.
Ketidaksiapan tak sebatas fasilitas tersebut, tapi juga adanya kekacauan koordinasi antara petugas kepolisian, pemadam kebakaran maupun ambulance karena tidak ada yang mengatur.
"Kapolda saat ditanya berapa korbannya, dikatakan 10 orang, saya nonton itu saat di Timika ( sebagai Kapolda Papua). Besoknya 20 orang, terus 30 orang yang akhirnya totalnya 202 orang," ujar Mangku Pastika.
Menjawab pers, Mangku mengatakan, saat ini Pemprov Bali memiliki dana cadangan untuk biaya tak terduga Rp 6 miliar, begitu juga tahun 2009 besarnya juga sama. Dana ini bisa digunakan untuk penanggulangan bencana yang terjadi tiba-tiba.
"Tahun ini dan juga tahun 2009 kita (Pemprov Bali) punya dana cadangan Rp 6 miliar," ujar Mangku Pastika.(sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan