Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Raih Simpati, Caleg Perang Spanduk

Negara

Selasa, 30 September 2008, 14:48 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Hari raya Idul Fitri kali ini terasa agak berbeda dibandingkan dengan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya Idul Fitri tahun ini jatuh tepat pada masa kampanye partai politik dalam rangka pemilihan legislatif yang akan dilaksanakan tahun depan.

Tak ayal, Idul Fitri kali ini dijadikan moment untuk meraih simpati masyarakat melalui berbagai upaya yang salah satunya diwujudkan dengan memasang spanduk yang isinya ucapan selamat Idul Fitri.



Pantauan di seputar Kota Negara, Selasa (30/9) spanduk ucapan selamat Idul Fitri terpasang di berbagai sudut kota. Hampir semua spanduk tersebut memiliki format yang sama dengan menampilkan foto caleg dan nomor urutnya beserta partai pengusungnya. Para caleg yang mengucapkan selamat hari raya tersebut tidak hanya caleg untuk DPRD Jembrana saja namun ada juga caleg untuk DPRD Bali bahkan caleg untuk DPR RI.

Salah seorang caleg yang dihubungi Beritabali.com, Selasa (30/9) mengatakan apa yang dilakukan oleh para caleg tersebut sah-sah saja selama tidak menyalahi aturan kampanye. "Saya pikir hal tersebut sah-sah saja asal tidak menyalahi aturan," ujar caleg yang menolak namanya dionlinekan.

Lanjutnya, sebenarnya spanduk ucapan selamat itu selain memang untuk mengucapkan selamat juga untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat pemilih. "Selain memang untuk mengucapkan selamat, juga untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat pemilih," tandasnya.


Namun dirinya tidak sependapat kalau spanduk tersebut juga digunakan untuk merebut simpati masyarakat. "Jangan semuanya dipolitisir, spanduk tersebut betul-betul murni ucapan selamat bagi umat muslim yang sedang merayakan hari lebaran," kelitnya.

Hal berbeda diutarakan Komang Suprapta, seorang tukang ojek. Menurutnya, spanduk tersebut tidak lebih sebagai salah satu upaya caleg untuk memperkenalkan diri lalu kemudian untuk merebut simpati masyarakat pemilih.



"Kalau masyarakat tidak dikenalkan dulu kan mereka tidak tahu siapa dia. Makanya pada spanduk tersebut ada fotonya dan ada nama serta gambar partainya. Kalau tidak bermaksud kampanye, kenapa mesti dikasi foto dan nama partai," ujarnya.

Namun bagi dirinya, hal tersebut tidak berpengaruh banyak karena yang terpenting baginya adalah karya nyata caleg itu sendiri. "Bagi saya, spanduk ucapan selamat tidak cukup untuk meyakinkan saya memilih caleg tersebut. Saya harus tahu apa yang sudah dilakukannya untuk masyarakat," pungkasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami