Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Peserta Takbiran Macetkan Jalan Protokol di Negara
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Malam ini, Selasa (30/9) yang merupakan malam terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri, seluruh umat muslim di Jembrana melakukan takbiran dengan rute mengelilingi kota Negara. Sayangnya, takbiran yang diikuti oleh ratusan umat muslim dengan mengendarai sepeda motor sempat membuat ruas Jalan Ngurah Rai macet total lantaran peserta konvoi memenuhi seluruh ruas jalan tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, sejatinya rute takbiran tidak melintasi ruas Jalan Ngurah Rai tersebut namun entah mengapa peserta takbiran yang kebanyakan remaja tersebut melintasi pusat jalan yang merupakan pusat keramaian di Kota Negara.
Peserta takbiran yang sebagian besar tidak menggunakan helm terkesan menguasai seluruh badan jalan sehingga pengguna jalan lainnya terpaksa mengalah dengan menepikan kendaraan ataupun berhenti di pinggir jalan. Suasana kian marak saat peserta takbiran yang berjalan sangat pelan, menarik gas sepeda motornya dalam-dalam sehingga menimbulkan suara yang cukup memekakkan telinga dari knalpot motornya. Kondisi ini tampak cukup merepotkan polisi lalu lintas yang sedang bertugas di tempat tersebut.
Beberapa pengguna jalan yang ditemui di seputar Jalan Ngurah Rai sedikit kecewa dengan ulah peserta takbiran ini. "Saya pribadi tidak keberatan dengan takbiran ini tapi mungkin caranya saja yang perlu diperbaiki. Kalau seperti sekarang, sepertinya peserta takbiran tidak terkontrol. Mereka memenuhi seluruh badan jalan dan suara knalpotnya pun memekakkan telinga sehingga kesan takbiran tenggelam malah kesan yang muncul kesan trek-trekan," kata Ratna, ibu dua anak asal Pendem, Jembrana.
Hal senada juga dilontarkan, Ahmad Hakim. Dirinya sedikit kecewa dengan jalannya takbiran tahun ini yang sepertinya kurang koordinasi. "Sepertinya peserta takbiran tidak ada rutenya. Jalan Ngurah Rai dilewati beberapa kali oleh konvoi peserta takbiran. Kalau ada rutenya seharusnya tidak seperti ini," ujarnya.
Dirinya juga menyayangkan ulah peserta takbiran yang seolah-olah tidak memperdulikan pengguna jalan yang lain. "Takbiran kan menggemakan nama Tuhan untuk menyambut kemenangan selama berpuasa. Bukan malah seenaknya memenuhi jalan tanpa memperdulikan pengguna jalan yang lain," ucapnya.
Sampai berita ini dionlinekan, peserta takbiran masih berkerumun di beberapa lokasi di seputar kota Negara. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan