Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Pantai Dibanjiri Warga
Baluk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kawasan pantai tampaknya masih jadi tempat favorit warga masyarakat Jembrana untuk melepaskan kepenatan setelah merayakan Hari Raya Kuningan. Di hari Umanis Kuningan (31/8), sebagian besar pantai di Jembrana dibanjiri warga yang ingin sekedar bersantai melepas lelah maupun mandi dengan air laut.
Pantai Baluk Rening merupakan salah satu pilihan pantai yang dikunjungi masyarakat Jembrana di hari Umanis Kuningan ini. Di pantai yang jaraknya sekitar 10 km dari pusat kota ini, warga tampak bersantai melepas lelah di bawah pohon kelapa sambil menyantap hidangan yang dibawa dari rumah.
"Hari ini adalah hari terakhir rangkaian hari raya. Saya sengaja datang ke Pantai Baluk Rening, janjian dengan teman-teman saya yang lama tidak ketemu, mumpung mereka pulang kampung semua untuk merayakan hari raya," ujar Ketut Suartawan, warga Kelurahan Lelateng, Jembrana.
Sedangkan di Pantai Delodberawah, para warga memadati kolam renang air laut yang ada di pantai tersebut. Mereka rata-rata datang berombongan bersama keluarga. "Saya dan keluarga sengaja datang bersantai sambil mandi di kolam renang ini. Kalau mandi di pantainya, saya takut membahayakan anak-anak saya karena sekarang lagi musim ombak besar," ujar Made Ariana, warga Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo.
Selain kedua pantai tersebut, sejumlah pantai juga diramaikan para warga seperti Pantai Yeh Kuning, Pantai Gumbrih dan Pantai Pengeragoan. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 638 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 602 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 449 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 438 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik