Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Darah Itu Positif Darah Manusia
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Teka-teki kaos berlumur darah di Pura Merajan Agung Tegaltugu, Gianyar terjawab sudah. Kamis (9/10), Tim Forensik Mabes Polri di Polda Bali menyatakan darah itu positif darah manusia.
“ Teka-teki apakah darah manusia dan darah hewan terjawab sudah, yang benar darah manusia yang nempel di kaos, “ kata Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnatha didampingi Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana.
Apakah kaos tersebut ada indikasi terkait kasus pembunuhan?
Ditanya seperti ini, Kapolsek ramah asal Badung ini belum bisa memastikan, karena pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“ Golongan darah-nya O, kami masih melakukan penyelidikan terkait pemilik darah tersebut, sayang kami masih kekurangan dana untuk menyelidiki darah tersebut, karena mesti mengecek setiap manusia satu per satu yang memiliki golongan darah tersebut, “ bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pengempon (warga yang merawat) Pura Merajan Agung Tegal Tugu Gianyar Sabtu bulan lalu geger. Mereka dikejutkan dengan penemuan baju kaos warna putih berisi lumuran darah.
Kaos yang berisi nomor 77 itu tersangkut di batang pohon yang terletak di pojok timur merajan (pura) milik 130 KK itu.
Kejadian tersebut kontan membuat warga Tegal Tugu dan pengempon pura blingsatan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Kota Gianyar. Tak lama berselang, petugas Mapolsek Kota turun ke lokasi ditemani seekor anjing pelacak. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik