Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menkes : Nama RS Sanglah Tidak Usah Diganti

Denpasar

Selasa, 14 Oktober 2008, 19:16 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari meminta agar polemik penggantian nama Rumah Sakit Sanglah Denpasar Bali dihentikan. Menkes meminta agar nama Sanglah tetap digunakan sebagai nama rumah sakit terbesar di Bali.



Hal ini disampaikan Fadilah Supari saat memberi sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Pelayanan Jantung Terpadu, di timur gedung UGD RSUP Sanglah Denpasar (14/10).

“Saya sudah menerima dua nama yang akan digunakan sebagai pengganti nama Sanglah. Kedua nama ini sama-sama bagus, alasan pemakaian kedua nama ini juga sama-sama kuat.

Jadi lebih baik namanya tetap Sanglah saja,” kata Fadilah Supari di depan undangan yang hadir termasuk Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Nama Rumah Sakit Sanglah, kata Menkes, juga sudah terkenal hingga keluar negeri. “Sanglah sudah begitu terkenal hingga ke luar negeri seperti Australia dan Inggris, jadi lebih baik namanya tetap Sanglah aja, agar tidak melukai siapapun,” tegasnya.



Sebelumnya muncul wacana agar nama Rumah Sakit Sanglah diganti dengan nama Rumah Sakit Dr Made Djelantik atau Rumah Sakit Anak Agung Gede Ngoerah. Kedua tokoh ini dianggap sama-sama berjasa bagi dunia kesehatan di Bali dan proses pendirian rumah sakit Sanglah. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami