Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Menkes : Nama RS Sanglah Tidak Usah Diganti
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari meminta agar polemik penggantian nama Rumah Sakit Sanglah Denpasar Bali dihentikan. Menkes meminta agar nama Sanglah tetap digunakan sebagai nama rumah sakit terbesar di Bali.
Baca juga:
RS Sanglah Laporkan Kasus Penis
Hal ini disampaikan Fadilah Supari saat memberi sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Pelayanan Jantung Terpadu, di timur gedung UGD RSUP Sanglah Denpasar (14/10).
“Saya sudah menerima dua nama yang akan digunakan sebagai pengganti nama Sanglah. Kedua nama ini sama-sama bagus, alasan pemakaian kedua nama ini juga sama-sama kuat.
Jadi lebih baik namanya tetap Sanglah saja,†kata Fadilah Supari di depan undangan yang hadir termasuk Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Nama Rumah Sakit Sanglah, kata Menkes, juga sudah terkenal hingga keluar negeri. “Sanglah sudah begitu terkenal hingga ke luar negeri seperti Australia dan Inggris, jadi lebih baik namanya tetap Sanglah aja, agar tidak melukai siapapun,†tegasnya.
Baca juga:
RS Sanglah Laporkan Kasus Penis
Sebelumnya muncul wacana agar nama Rumah Sakit Sanglah diganti dengan nama Rumah Sakit Dr Made Djelantik atau Rumah Sakit Anak Agung Gede Ngoerah. Kedua tokoh ini dianggap sama-sama berjasa bagi dunia kesehatan di Bali dan proses pendirian rumah sakit Sanglah. (dev)
Reporter: bbn/rob
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun