Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Anggota Panwaslu Bali Urunan Rp 25 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Panitia Pengawas Pemilu Provinsi Bali terpaksa harus merogoh kocek sendiri untuk menalangi dana operasionalnya sendiri. Pasalnya dana anggaran dari APBN hingga sekarang belum cair.
Atas kondisi itu, Juana mengaku ketiga anggota Panwaslu terpaksa harus melakukan urunan masing-masing Rp 25 juta. Ya, kami bertiga urunan Rp 25 juta, kata Ketua Panwaslu Bali, Wayan Juana usai melantik anggota Panwaslu kabupaten/kota se-Bali, di Gedung Wiswa Sabha, Rabu (22/10).
Belum turunnya dana operasional dari Pusat tersebut, kata Juana, karena pengusulan dua nama yakni kepala sekretariat dan bendahara Panwaslu ke Pusat tidak ditandatangani Gubernur Bali, melainkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali mewakili Gubernur Bali.
Padahal sesuai ketentuan, dalam usulan dua nama tersebut haruslah ditandatangani Gubernur Bali. Kedua nama calon yang diusulkan tersebut atas nama Ida Bagus Anom sebagai calon kepala sekretariat dan Putu Artha sebagai bendahara.
Atas terjadinya kesalahan tersebut, Juana langsung menyampaikan permasalahan tersebut kehadapan Wakil Gubernur Bali Anak Agung Puspayoga yang hadir dalam acara pelantikan anggota Paswaslu.
Selain itu, Juana juga menyampaikan jatah minimnya dukungan operasional dari Pusat yang hanya menanggung BBM 100 liter per bulan per unit kendaraan. Dengan jatah BBM yang minim itu, dipastikan tidak akan mampu melakukan tugas-tugas pemantauan secara optimal. Untuk itulah, pihaknya memohon bantuan tambahan berupa BBM kepada Pemprop Bali.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli