Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Tewas Tersengat Arus Listrik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah merangkap tempat jual beli botol bekas,Ronggolawe Putra di Jalan Nusa Kambangan 9A, Denpasar, Selasa (04/11) pagi, gempar. Sukarno (42), buruh setempat, tewas dengan tubuh gosong setelah tersengat arus listrik PLN yang terkelupas. Peristiwa tersebut terjadi saat korban memperbaiki seng di garase rumah milik Awar.
Baca juga:
3 Remaja Tewas Usai Terseret Ombak di Pantai
Korban asal Bondowoso itu, tewas tergantung selama setengah jam, sebelum pihak PLN datang dan mematikan aliran listrik yang menyambung ke KWH di rumah, Awar. Akibat tersengat listrik, tubuh korban mengalami luka pada bagian pipi kiri robek, tangan kiri luka bakar, jempol mengelupas dan hitam.
Informasi menyebutkan, Sukarno sekira pukul 09.00 Wita, disuruh oleh majikannya, Awar, untuk memperbaiki seng yang bocor digarase rumah. Tak lama naik, korban yang tinggal di Jalan Gunung Kapur II/9 Denpasar, menggeser satu persatu seng, agar kondisinya apik.
Namun, korban tidak menyangka, saat melakukan pergeseran, salah satu seng menyenggol kabel listrik yang menyambung langsung ke listrik PLN. Akibatnya, dalam hitungan detik, kabel listrik terkelupas dan sontak menyetrum seng.
Arus listrik berkekuatan tinggi itu, secepat kilat menyetrum tubuh korban yang menempel di atas seng. Tubuh korban pun kejang-kejang dan akhirnya tewas dalam kondisi tubuh menghitam.
Baca juga:
3 Remaja Tewas Usai Terseret Ombak di Pantai
Buruh setempat yang menyaksikan korban terkena setrum, tak kuasa menolong. Jika mereka menolong, sudah barang tentu, mereka akan terkena setrum. Warga hanya menunggu petugas PLN mematikan arus listrik yang menyambung langsung ke KWH
Petugas PLN datang dan langsung mematikan listrik. Korban langsung diturunkan. Tubuhnya kelihatan menghitam,â€ujar warga setempat.
Dibantu petugas Identifikasi Poltabes Denpasar, jasad korban yang sempat tergantung-gantung selama setengah jam, akhirnya bisa diturunkan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun