Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Keluarga Hakim Amrozi Pasrahkan Diri Pada Negara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang pelaksanaan eksekusi Amrozi cs, Keluarga besar Hakim Amrozi, almarhum I Made Karna, mengaku pasrah dan tetap tenang. Keluarga besar almarhum I Made Karna juga mengaku tidak merasa khawatir terhadap aksi balas dendam dari kelompok yang tidak senang dengan pelaksanaan eksekusi Amrozi cs.
Pernyataan ini disampaikan anak tertua Almarhum I Made Karna, Putu Indrawan Karna, Sabtu malam (11/8).
Semenjak papah (alrmahum Made Karna) ditunjuk menjadi hakim kasus bom Bali I, seluruh keluarga besar kami sudah pasrah dan iklas. Kami sudah menyerahkan diri kami sepenuhnya kepada negara. Kami sadar ini memang resiko yang harus kami tanggung, dan itu juga sudah resiko tugas papah,†kata pria yang akrab dipanggil Iwan.
Mengenai pengamanan terhadap keluarga besar Hakim Amrozi, Iwan mengatakan terdapat pengamanan terhadap keluarganya namun tidak terlalu mencolok dan berlebihan.
Saya rasa negara sudah menyiapkan pengamanan yang sesuai standar bagi saya dan keluarga saya. Meski sudah mendapat pengamanan, namun semuanya sudah kita pasrahkan pada Tuhan. Kalau Tuhan sudah berkehendak, kita bisa apa?, jadi kami pasrah dan iklas saja,†ujar pria ramah asal Padangbai Karangasem ini.
Almarhum I Made Karna merupakan Hakim Ketua Pengadilan Negeri Denpasar yang menjatuhkan vonis mati pada terpidana kasus Bom Bali I Amrozi.
Vonis ini dijatuhkan pada persidangan kasus Bom Bali I di Gedung Narigraha Denpasar tahun 2003 silam.
Almarhum I Made Karma wafat pada 28 Oktober 2007 karena sakit.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 514 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 403 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 395 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik