Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pantai Bali Selatan Rawan Dihantam Tsunami

Selasa, 11 November 2008, 18:12 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Dibanding Pantai di Bali Utara, Pantai yang terletak di pesisir Bali Selatan lebih rawan dihantam gelombang Tsunami. Oleh karena itu, sistem peringatan dini tsunami atau Tsunami Early Warning System (TEWS) di di pantai selatan Bali, harus dipastikan berfungsi dengan baik.

 

Hal ini terungkap saat uji coba system peringatan dini tsunami di Pantai Kuta, hari ini (11/11)

Dibanding pantai di Bali Utara, Pantai yang ada di sepanjang pesisir Bali Selatan lebih rawan terkena gelombang Tsunami. Oleh sebab itu, system peringatan dini tsunami yang ada di pantai selatan Bali harus berfungsi dengan baik memberi peringatan awal sehingga dapat membantu meminimalkan jumlah korban,” kata Nyoman Suarsa, Kasubid Pelayanan Jasa BMG Bali.

Sementara itu sistem peringatan dini tsunami atau tsunami early warning system (TEWS) hari ini diujicoba serentak secara nasional.

Sirine sistem peringatan dini tsunami di Pantai Kuta dibunyikan tepat pukul 12 siang waktu setempat. Selama satu menit, sirine ini terdengar di sepanjang Pantai Kuta, dengan radius hingga 2 kilometer.

Selain di Pantai Kuta, uji coba sirine sistem peringatan dini tsunami ini juga dibunyikan di beberapa pantai lainnya di Bali mulai pantai Double Six di Seminyak, Pantai Kedonganan, Tanjung Benoa, dan Pantai Sanur.

 

Sementara sirine yang ada di Pantai BTDC Nusa Dua tidak dibunyikan karena sedang ada pertemuan internasiona

Uji coba sirine sistem peringatan dini tsunami ini dilakukan agar warga dan juga turis asing yang sedang ada di pantai bisa mengenali suara sirine peringatan dini tsunami. Dengan mengenal suara sirine peringatan dini tsunami, warga dan turis yang sedang berada di pantai diharapkan dapat lebih waspada jika terjadi gelombang tsunami yang sesungguhnya,” jelas Nyoman. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami