Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Usulkan TEWS Berjaringan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Indonesia mengusulkan konsep pembentukan system peringatan dini tsunami global secara berjejaring di Asia. Konsep ini diusulkan untuk menghindari konsep pembangunan system peringatan dini tsunami yang sentralistrik di kawasan Asia.Hal ini disampaikan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman saat jumpa pers usai pembukaan Konferensi Internasional tentang Peringatan dini Tsunami di Nusa Dua (12/11). Pembangunan system peringatan dini secara berjaringan juga mempunyai tujuan untuk membangun adanya tukar informasi yang lebih efektif.
Kusmayanto Kadiman menegaskan yang terpenting dalam pembangunan system peringatan dini tsunami saat ini bukanlah terletak pada perkembangan teknologi, tetapi membangun system peringatan dini tsunami sebagai sebuah budaya di tingkat masyarakat.
Tidak kalah pentingya adalah bagaimana menjadikan system peringatan dini ini sebagai budaya kita, nah ini yang saya katakana jauh lebih sulit, saya sebagai orang teknologi itu jauh lebih sulit membudayakan system peringatan dini ketimbang membangun teknologinya’ ujar Kusmayanto Kadiman.
Menurut Kusmayanto jika berhasil membangun system peringatan dini sebagai sebuah budaya dalam masyarakat, maka kecil kemungkinan alat-alat pendeteksi gempa dan tsunami akan hilang dari lokasi akibat dicuri oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Kusmayanto menambahkan selama 4 tahun terakhir Indonesia telah menghabiskan dana mencapai satu triliyun rupiah utuk pembangunan system peringatan dini tsunami.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun