Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Badung Prioritaskan Infrastruktur di KUA-PPAS 2027
BERITABALI.COM, BADUNG.
DPRD Kabupaten Badung mulai membahas Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam pembahasan tersebut, porsi pembangunan infrastruktur disebut menjadi salah satu prioritas utama.
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan KUA-PPAS 2027 digelar di Gosana Utama Sekretariat DPRD Badung, Mangupura, Kamis (6/8/2026).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Ia mengatakan DPRD Badung menyambut positif penyampaian dokumen anggaran tersebut dan siap mempercepat proses pembahasan sesuai ketentuan yang berlaku.
DPRD Badung akan melakukan pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) sebelum menetapkan keputusan Dewan terkait KUA-PPAS 2027.
"Di dalam peraturan tersebut diatur selambat-lambatnya kami di Dewan harus sudah menetapkan KUA dan PPAS ini di minggu kedua bulan Agustus. Setelah pembahasan Banggar dan Paripurna Internal, kami akan langsung menetapkan keputusan Dewan. Sementara untuk KUPA-PPAS Perubahan 2026 diagendakan pada 13 Agustus mendatang," bebernya dalam kesempatan tersebut.
Anom Gumanti menyebutkan, salah satu poin yang menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran 2027 adalah peningkatan porsi belanja untuk pembangunan infrastruktur. Porsi pembangunan infrastruktur disebut dapat mencapai 55 persen.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah baru yang dinilai logis dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan dan kapasitas anggaran daerah saat ini.
Percepatan pembangunan infrastruktur juga dinilai penting untuk mengantisipasi persoalan kemacetan yang semakin menjadi tantangan di kawasan pariwisata Badung.
Ia menilai pembebasan lahan melalui mekanisme ganti untung perlu segera dilakukan sebelum harga tanah semakin tinggi akibat pesatnya perkembangan pembangunan di Badung.
Pembangunan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan konektivitas dan pengendalian kemacetan, dinilai memiliki hubungan langsung dengan keberlanjutan sektor pariwisata Badung.
"Kalau tidak mulai sekarang Badung memprioritaskan bidang infrastruktur, kapan lagi? Masalah macet ini harus diatasi karena kalau pariwisata sudah macet dan stage wisatawan bisa kabur. Langkah ini merupakan sebuah jawaban yang akan membawa vibrasi positif bagi pariwisata Badung," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8106 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5667 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan