Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Demokrat Bantah Dikatakan Cuci Tangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Bali memastikan untuk mengajukan judiciel review terhadap pengesahan Undang-Undang Pornografi. Ketua Dewan Pakar DPD Partai Demokrat Bali Pasek Suardika ketika ditemui beritabali.com di Renon (15/11) menyatakan sikap penolakan terhadap Undang-Undang Pornografi oleh Partai Demokrat Bali ini bukanlah upaya untuk mencari dukungan politik dalam pemilu 2009.
Pasek juga membantah langkah ini sebagai upaya cuci tangan. Menurut Pasek, pada dasarnya, Partai Demokrat menyesalkan pengesahan Undang-Undang Pornografi, walaupun ketua pansus UU Pornografi berasal dari Fraksi Partai Demokrat di DPR RI.
Pasek menyampaikan penolakan yang dilakukan Partai Demokrat karena Undang-Undang Pornografi telah menyalahi konsep filosofi dan yuridis.
Kenapa pasal 29 dipakai dasar untuk membuat Undang-Undang Pornografi?, pasal 29 bermakna kebebasan beragama sementara Undang-Undang pornografi masuk dalam masalah ketelanjangan, masalah norma kesopanan bukan norma agama, nah disini yang tidak jelas karena masing-masing agama memiliki cara pandang berbeda mengenai ketelanjangan dan hasrat seksual,â€papar Pasek Suardika.
Pasek Suardika menyebutkan sejak awal Partai Demokrat telah berusaha menggagalkan pengesahan Undang-Undang Pornografi. Namun akhirnya pengesahan tetap berjalan karena terjadi mis komunikasi antar anggota Fraksi partai Demokrat di DPR RI.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan