Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
TKP di Pengambengan, Rekonstruksi di Candikusuma
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rekonstruksi pembunuhan sadis yang dilakukan terhadap Awaludin oleh Solihin dilakukan secara diam-diam oleh Polres Jembrana. Tempat rekonstruksinyapun tidak di Teluk Lima, Pengambengan tempat kejadian perkara (TKP) namun digelar di pantai Pantai Candikusuma, Melaya. Hal ini dilakukan untuk alasan keamanan.
Dari informasi yang diperoleh, rekonstruksi pembunuhan sadis ini memang ditunggu-tunggu oleh pihak keluarga korban maupun dari warga Pengambengan. Sejak Jumat (14/11) warga sudah berkumpul di TKP lantaran ada informasi kalau rekonstruksi akan dilaksanakan hari tersebut, namun ternyata informasi tersebut tidak benar.
Warga kembali berkumpul di TKP, Minggu (16/11) lantaran informasi serupa juga santer tersiar. Melihat kejadian tersebut, polisi terpaksa memindahkan lokasi rekonstruksi ke Pantai Candikusuma guna menghindari membludaknya massa yang ingin menyaksikan bagaimana pembunuhan sadis tersebut dilakukan oleh Solihin pada Rabu (5/11) malam.
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Wayan Sinaryasa ketika dikonfirmasi, Rabu (19/11) mengatakan pemindahan lokasi rekonstruksi ini lantaran pihaknya menerima informasi dari anak buahnya di satuan reskrim kalau di TKP tidak memungkinkan dilaksanakan rekonstruksi karena dikhawatirkan massa yang ingin menyaksikan rekonstruksi tersebut membludak.
"Melalui pertimbangan keamanan tersebut, akhirnya kami memindahkan lokasi rekonstruksi ke Pantai Candikusuma, Melaya karena di pantai tersebut juga ada tanjung yang mirip dengan TKP," terangnya.
Lanjut Suardana, tidak ada keharusan untuk menggelar rekonstruksi di TKP sehingga dengan pertimbangan keamanan dan kelancaran jalannya rekonstruksi, akhirnya lokasi rekonstruksi tersebut dipindahkan. "Memang keamanan bisa melibatkan dalmas, namun buat apa kita capek-capek mengerahkan tenaga jika ada solusi lain. Yang penting kan rekonstruksi itu, untuk menguatkan bahwa kejadian tersebut benar terjadi," katanya.
Sementara itu dalam rekonstruksi tersebut dilakukan 12 adegan yang dilakoni oleh tersangka Solihin, saksi Mas Ayu Dahlia, istri tersangka dan korban yang diperankan oleh seorang anggota polisi. Adegan dimulai dari tersangka membonceng istrinya menaiki sepeda motor menuju ke TKP hingga tersangka menusuk korban dengan pisau hingga sempat terjatuh. Rekonstruksi yang cukup singkat ini berjalan dengan lancar dan hanya disaksikan oleh petugas saja.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 977 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik