Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ikan Swat Dibeli Murah di Pengastulan

Sabtu, 29 November 2008, 16:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Upaya menyelidiki asal muasal ikan beracun yang mengakibatkan 14 Warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt Buleleng keracunan. membuahkan hasil. Ikan jenis swat itu dibeli dari pedagang ikan di Desa Pangastulan dengan harga murah.{

bbadscontent}

 

Penelusuran yang dilakukan Unit Reskrim Polsektif Seririt Sabtu (29/11) sore menemukan penjual ikan yang menyebabkan 14 warga Lokapaksa mengalami keracunan.

Kasman (50) yang menjual ikan itu dibawa ke Mapolsektif Seririt untuk didengarkan keterangannya.

Penjual ikan yang menyebabkan warga lokapaksa keracunan itu sudah kita temukan dan saat ini masih kita lakukan pemeriksaan untuk menelusuri asal ikan yang dijual itu kepada korban keracunan ini,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.

 

Sebelumnya, empat belas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi ikan jenis Swat yang diolah dengan digoreng dan dibuat sayur kuah.

Peristiwa keracunan ikan yang menimpa 14 warga Desa Lokapaksa tersebut mengakibatkan para korban-nya dilarikan ke Klinik Wijaya Kusuma di Seririt.

Beberapa korban yang tidak bisa ditanggani Tim Medis Klinik Wijaya Kusuma terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng.

Sampai saat ini, ke-empat belas korban masih menjalani perawatan secara intensif.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami