Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Ikan Tuna Berformalin

Minggu, 30 November 2008, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/google

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Ikan yang dikonsumsi 14 warga Desa Lokapaksa hingga mengakibatkan keracunan, berdasarkan penelusuran yang dilakukan polisi, ternyata jenis ikan tuna yang diduga mengandung formalin.

 

“Memang kalau dugaan awal, kita perkirakan, ikan yang dibeli itu mengandung formalin, sebab dari hasil pemeriksaan terhadap penjual, ikan itu didapatkan sehari sebelumnya, sehingga dugaan mengandung formalin ada. Tapi untuk memastikannya kita bawa ke labfor dulu,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.

Dari hasil penyidikan terhadap penjual ikan Kasman (50) warga Dusun Kauman, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, ikan tuna itu diperoleh dari Saiful Rizal (28) dari seorang nelayan di Kawasan Rajatama, Desa Banjarasem.

” Ikan tuna ini didapatkan sehari sebelum dikonsumsi warga Lokapaksa, dibeli dari nelayan di Rajatama, ikan ini sempat disimpan dalam es dan kedua penjual ikan itu sudah kita periksa, sedangkan asal muasal ikan masih kita cari nelayan yang menjualnya,” ujar Naya.

 

Sebelumnya, empat belas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi ikan yang diolah dengan digoreng dan dibuat sayur kuah.

Peristiwa keracunan ikan yang menimpa 14 warga Desa Lokapaksa tersebut mengakibatkan para korban-nya dilarikan ke Klinik Wijaya Kusuma di Seririt.

Beberapa korban diantaranya yang tidak bisa ditanggani Tim Medis Klinik Wijaya Kusuma terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami