Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Diduga Ikan Tuna Berformalin
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ikan yang dikonsumsi 14 warga Desa Lokapaksa hingga mengakibatkan keracunan, berdasarkan penelusuran yang dilakukan polisi, ternyata jenis ikan tuna yang diduga mengandung formalin.
Baca juga:
Bocah Nangis Ikan Lelenya Jadi Lauk Makan
“Memang kalau dugaan awal, kita perkirakan, ikan yang dibeli itu mengandung formalin, sebab dari hasil pemeriksaan terhadap penjual, ikan itu didapatkan sehari sebelumnya, sehingga dugaan mengandung formalin ada. Tapi untuk memastikannya kita bawa ke labfor dulu,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.
Dari hasil penyidikan terhadap penjual ikan Kasman (50) warga Dusun Kauman, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, ikan tuna itu diperoleh dari Saiful Rizal (28) dari seorang nelayan di Kawasan Rajatama, Desa Banjarasem.
” Ikan tuna ini didapatkan sehari sebelum dikonsumsi warga Lokapaksa, dibeli dari nelayan di Rajatama, ikan ini sempat disimpan dalam es dan kedua penjual ikan itu sudah kita periksa, sedangkan asal muasal ikan masih kita cari nelayan yang menjualnya,” ujar Naya.
Baca juga:
Bocah Nangis Ikan Lelenya Jadi Lauk Makan
Sebelumnya, empat belas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi ikan yang diolah dengan digoreng dan dibuat sayur kuah.
Peristiwa keracunan ikan yang menimpa 14 warga Desa Lokapaksa tersebut mengakibatkan para korban-nya dilarikan ke Klinik Wijaya Kusuma di Seririt.
Beberapa korban diantaranya yang tidak bisa ditanggani Tim Medis Klinik Wijaya Kusuma terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang