Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Kemungkinan Bertambah 5 Spesies Baru Lagi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
5 spesies ikan karang jenis baru yang ditemukan di perairan Nusa Penida Klungkung, kemungkinan akan bertambah. Conservation International (CI) menemukan 5 jenis ikan lagi yang berpotensi menjadi spesies ikan baru.
Selain 5 spesies ikan karang yang baru ditemukan, tim peneliti Conservation International juga menemukan 5 jenis ikan lainnya yang juga berpotensi besar menjadi spesies ikan jenis baru. 3 diantaranya merupakan jenis ikan karang, sedang dua lainnya jenis ikan perairan laut dalam termasuk seekor ikan hiu yang disebut Hiu Wobegong,jelas Ketut Sarjana Putra, Direktur Program Kelautan CI Indonesia, di Renon, hari ini (2/12).
Sebelumnya, tim gabungan dari Conservation International Indonesia dan beberapa ahli ikan dalam dan luar negeri, menemukan 5 spesies ikan karang jenis baru di Perairan Nusa Penida Bali.
5 spesies ikan karang jenis baru ini ditemukan dalam proses identifikasi ikan yang dilakukan pada 20 hingga 30 November lalu. 5 spesies ikan karang jenis baru ini ditemukan pada kedalaman bervariasi antara 10 hingga 50 meter.
5 spesies ikan karang jenis baru itu antara lain Chromis, Priolepis 33, Priolepis 11, Pseudochromis, dan Trimma. Spesies ikan karang jenis baruini mempunyai panjang badan antara 2 hingga 10 centimeter.
Menurut data Conservation International (CI), di Perairan Nusa Penida Bali terdapat sekitar 550 spesies ikan karang yang telah teridentifikasi. Spesies ikan yang teridentifikasi merupakan campuran dari spesies ikan di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
CI Indonesia berharap keanekaragaman ikan serta karang laut di perairan Nusa Penida ini dapat lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini, khususnya wisata selam.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun