Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Panwaslu Datangi Pengelola SPBU
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran undangan pertemuan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jembrana untuk menyikapi protes sejumlah parpol dan caleg terkait pemasangan balihoo salah satu caleg di seluruh SPBU di Jembrana "dicueki" pengelola SPBU, Panwaslu "jemput bola" dengan mendatangi sejumlah SPBU. Pasalnya dalam rapat yang digelar Senin (1/12) lalu, dari 15 SPBU yang diundang namun hanya 3 pengelola SPBU yang datang menghadiri undangan tersebut.
Divisi Pelaporan dan Hukum Panwaslu Kabupaten Jembrana, Putu Artha yang didampingi Divisi Humas dan Kesekretariatan, Wayan Murdika seijin Ketua Panwaslu Wayan Wasa, Rabu (3/12) mengadakan pertemuan dengan pengelola SPBU yang digelar pada Senin (1/12) lalu hanya dihadiri oleh 3 pengelola SPBU dari 15 orang yang diundang.
"Kami berinisiatif mendatangi SPBU sehingga kami mengetahui apakah pemasangan baliho itu ada ijin atau tidak dari pemiliknya," kata Artha. Menurut Artha, pihaknya menerima laporan dan protes kenapa salah satu baliho caleg saja yang diperbolehkan dipasang di SPBU sedangkan yang lainnya tidak.
"Untuk menyikapi kesan yang tidak adil, kami turun untuk minta klarifikasi agar nantinya tidak terjadi masalah di kemudian hari karena areal SPBU adalah areal yang vital," katanya.
Menurut Artha, pihaknya telah menghubungi pengelola SPBU dari Gilimanuk hingga Pengeragoan dan dari keterangan yang didapat ternyata pemasangan balihoo salah satu caleg tersebut sudah diijinkan pemilik SPBU. "Jadi kami tidak bisa melakukan tindakan karena itu sudah ada ijinnya. Namun kami menghimbau agar pengelola SPBU bersikap adil, kalau satu diijinkan yang lainnya pasti akan menuntut," jelasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang