Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Buleleng, Angka Bunuh Diri Tertinggi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ulah pati yang menimpa krama Bali kian memilukan. Hingga Bulan Oktober ini saja, terdata 121 kasus bunuh diri terjadi. Beda tahun lalu (2007) yang hanya mencapai 116 kasus. Yang menghebohkan, mati konyol terbesar tahun ini ada di daerah Buleleng.
Dari data yang diperoleh di Bid Humas Polda Bali, jumlah kasus bunuh diri terbanyak berada di daerah Buleleng. Sebanyak 36 nyawa melayang sia-sia yang mengakhiri hidupnya dengan bermacam. Tercatat, ada 35 warga menggunakan gantung diri dan 1 orang minum racun serangga.
Menyusul posisi kedua wilayah Karang Asem sekitar 24 warga. Terinci, 18 diantaranya laki-laki dan 6 perempuan.Sedangkan, posisi ketiga di wilayah Jembrana dengan jumlah 17 kasus.
Menurut Kasubid Humas Polda Bali AKBP Sri Harmiti, Rabu (03/12), tingginya angka bunuh diri disebabkan, meningkatnya depresi masyarakat, sehingga lebih memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.
Rata - rata kasus bunuh diri disebabkan putus asa, selebihnya akibat faktor ekonomi,†ungkapnya. Bagaimana tanggapan psikiater mengenai ini ? Menurut seorang psikiater yang juga guru besar Universitas Udayana Prof Dr Elka Luh Ketut Suryani, Rabu (03/12) menerangkan, ada beberapa macam penyebab dari banyaknya kasus bunuh diri. Yakni pertama disebabkan oleh gangguan jiwa atau dipresi, kedua disebabkan oleh gangguan fisik berat.
Penyebabnya karena muncul masalah-masalah baru, seperti masalah keluarga,†sebutnya. Meski secara psikologi, korban yang akan bunuh diri jarang mau mengungkapkan persoalannya kepada siapa pun.
Untuk itulah, katanya, komunikasi, sangatlah diperlukan dalam hal ini. Komunikasi antar keluarga perlu dijaga dan segera dicarikan jalan keluarnya. Peran pemerintah harus tanggap terhadap kasus bunuh diri. Action pemerintah sangatlah penting, guna meminimalisir semakin tingginya kasus bunuh diri. Selain peran pemerintah, peran penting dalam menangani kasus bunuh diri adalah tokoh agama.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan