Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Petugas Vaksin 'Cicing' Door to Door

Sabtu, 6 Desember 2008, 13:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Guna mencegah meluasnya virus rabies pada anjing di wilayah Kabupaten Badung, hari ini (6/12), Petugas Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Kabupaten Badung kembali melakukan upaya vaksinasi terhadap 'cicing' atau anjing milik warga. Kali ini vaksin dilakukan dengan cara door to door atau dari satu rumah warga ke rumah lainnya.

Vaksinasi rabies terhadap anjing milik warga ini awalnya akan dilakukan di balai banjar (desa) Kedonganan. Namun karena warga yang datang ke balai banjar sedikit, petugas memutuskan untuk melakukan vaksinasi anjing secara door to door.

Upaya vaksinasi secara door to door ini dilakukan di dua banjar yakni Banjar Kubu Alit dan Banjar Ketapang Kedonganan. Satu per satu anjing milik warga di dua banjar ini divaksin anti rabies.

vaksinasi terhadap anjing piaraan warga ini tentu saja disambut antusias oleh warga yang merasa resah dan khawatir dengan adanya wabah rabies.

Upaya ini sangat bagus untuk mencegah penularan rabies lebih lanjut. Dengan adanya upaya ini, kesadaran warga untuk merawat anjingnya dengan lebih baik juga akan muncul, kata seorang warga, Made Jaya.

Dalam sepekan, jumlah anjing yang sudah disuntik rabies sejumlah 234 ekor anjing. Sementara jumlah anjing yang sudah dieliminasi (dimusnahkan) sebanyak 215 ekor, jelas Gede Asrama, Kabid Kesehatan Hewan Disnak Badung

Untuk mencegah penyebaran penyakit rabies, Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Kabupaten Badung Bali telah menyiapkan 25 ribu dosis vaksin rabies jenis rabivet supra 92. Vaksin ini disuntikkan secara gratis terhadap anjing milik warga yang ada di wilayah Kabupaten Badung, maupun anjing milik warga yang ada pada radius 10 kilometer dari wilayah yang terkena wabah virus rabies.

Pemberian vaksin terhadap anjing ini minimal akan dilakukan setiap tiga sampai enam bulan agar vaksin pencegahan anti rabies ini dapat bekerja secara efektif. Selain melakukan vaksinasi terhadap anjing piaraan warga, dalam beberapa hari ini kita juga telah melakukan vaksinasi terhadap beberapa warga yang digigit anjing untuk disuntik vaksin anti rabies agar terhindar dari virus gigitan anjing gila yang mematikan tersebut,ujar Asrama. 


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami