Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dalam 2 Malam, 3 ABG Tewas di Jalan

Selasa, 9 Desember 2008, 23:18 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kecelakaan maut yang menelan korban jiwa kembali terjadi diJembrana. Dalam dua malam, tiga anak baru gede (ABG) menjadi korban sia-sia di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi di km 122-123 Lingkungan Penginuman Gilimanuk, Melaya yang menewaskan Khoirul Huda (19) warga Jalan Pulau Moyo, Perum Jadi Pedungan Denpasar. Kecelakaan terjadi lantaran Khoirul yang mengendarai sepeda motor Yamaha DK 3403 HJ, mengalami out of control (OC) saat melintasi jalan yang sedang diperbaiki.

Saat kejadian, Khoirul melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat dengan menggunakan sepeda motor yang kondisinya tidak standar lagi yakni shockbreaker depannya ceper. Tiba di TKP yang kondisinya gelap lantaran tidak ada lampu penerangan jalan, Khoirul tidak memperhatikan galian perbaikan jalan kendatipun sudah dipasang tanda peringatan.

Kontan, Khoirul tercemplung ke dalam lubang galian perbaikan jalan tersebut dan tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga oleng dan terjatuh.

Akibat kejadian tersebut Khoirul mengalami benjolan di kepala samping kanan, kelopak mata kanan bengkak, tangan kanan lecet, punggung kaki kanan lecet, bibir atas lecet dan kemudian meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSU Negara.

Sementara itu kecelakaan yang merenggut 2 nyawa pelajar SMA terjadi pada saat hujan lebat di jalan umum Pedesaan Pengambengan, Negara.

Kecelakaan ini melibatkan Yamaha Yupiter DK 4066 WW yang dikendarai Muklas (18) warga Pengambengan Negara yang membonceng temannya Linda Rukmana (17) yang juga dari Pengambengan, Negara dengan truk Daihatsu DK 8209 JW yang dikemudikan Huzaimi (55) dari Jl Gunung Kerinci, Loloan Timur Negara.

Kejadian bermula saat truk yang melaju dari arah Utara ke Selatan di belakangnya dikuntit oleh sepeda motor. Setibanya di TKP, pengemudi truk mengurangi kecepatan dan menghidupkan lampu sein kiri dengan tujuan berhenti namun rupanya Muklas kurang memperhatikannya sehingga sepeda motor yang dikendarainya 'mencium' pantat truk tersebut.

Akibat kejadian tersebut, Muklas yang tidak membawa SIM maupun STNK kendaraannya, mengalami luka robek pada dahi atas, keluar darah dari mulut dan telinga, luka robek pada bibir atas kiri, tanda patah pada tulang pipi kiri dan tewas di TKP.

Sedangkan Linda mengalami luka robek pada hidung dan pipi kiri, keluar darah dari telinga kanan dan kiri, luka robek pada lutut kiri, mata kiri, lebam dan juga tewas di TKP.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Wahyu Tri Cahyono didampingi Kanit Laka Ipda Made Suwandra seijin Kapolres Jembrana ketika dikonfirmasi Selasa (9/12) membenarkan kejadian tersebut. 


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami