Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Penyebaran Flu Burung Menurun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hasil Evaluasi Komisi Nasional Penanggulangan Flu Burung menyebutkan perkembangan kasus Flu Burung di Indonesia selama tahun 2008 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun lalu. Selama tahun 2008 Komnas Flu Burung mencatat dari 27 kasus yang terkonfirmasi, 21 orang diantaranya meninggal dunia.
Sedangkan pada taahun lalu tercatat sekitar 45 kasus flu burung yang terkonfirmasi. Koordinator Bidang Komunikasi Komnas Pengendalian Flu Burung Drh. Memed Zulkarnain Hasan dalam keteranganya di Denpasar (23/12) menyampaikan penurunnan penyebaran juga terjadi pada uanggas. Namun Memed Mengakui belum berani menyimpulkan penyebab penurunan penyebaran flu burung tersebut
Kalau Kita lihat pada perkembangan unggas itu tendensinya menurun . Jadi apakah ini akibat pengendalian intensif yang dilakukan oleh pemerintah atau pada era ini terjadi penurunan kasus papar Drh. Memed Zulkarnain Hasan.
Memed menegaskan flu burung kini telah menyebar di 31 propinsi dari 33 propinsi yang ada di Indonesia. Penyebaran flu burung selama 3 tahun terakhir juga telah menyebabkan sekitar 16-17 Juta unnggas mati akibat terinfeksi flu burung maupun mati dimusnakan karena penyebaran flu burunng.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun