Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Rekreasi Sepeda Air di Jembrana Tower
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak sepekan yang lalu, warga Jembrana dapat menikmati atraksi bersepeda air di lokasi Jembrana Tower (dulu twin tower,red). Kendatipun baru beroperasi selama sepekan, namun dari hari ke hari pengunjung yang ingin menikmati atraksi wisata ini tidak kunjung surut. Malah para pengunjung rela harus antri sambil kepanasan untuk menikmati salah satu fasilitas wisata ini.
Pantauan beritabali.com di lokasi, Senin (29/12), sejak pagi hari ratusan pengunjung tampak rela berpanas-panas di lokasi tersebut untuk sekedar mencoba menikmati atraksi wisata yang boleh dikatakan 'barang baru' di Jembrana. Cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp. 6 ribu, pengunjung dapat menyewa sepeda air tersebut selama setengah jam untuk mengelilingi lintasan air sepanjang 700 meter yang mengitari areal tersebut.
Mereka terpaksa harus antre lantaran jumlah sepeda air yang disewakan hanya sebayak 20 buah saja. Para pengguna juga tidak perlu khawatir dengan keselamatan jiwanya, karena di setiap sepeda air tersebut telah dilengkapi dengan baju renang. Selain itu, sebuah speed boat juga disiapkan untuk melakukan evakuasi jika nantinya ada kejadian yang tidak diinginkan.
Bentuk sepeda air yang sedemikian unik meniru binatang-binatang air ini mampu menyedot perhatian warga Jembrana terutama anak-anak kecil. Mereka berbondong-bondong berkunjung bersama orang tua atau kerabatnya. Tidak jarang anak-anak kecil tersebut terpaksa harus menangis karena tidak sabar menanti gilirannya. "Saya terpaksa harus menenangkan anak saya yang terus menangis karena tidak sabar menunggu antrian," kata Agus Andi sambil terus berusaha membujuk anaknya yang berusia dua tahun.
Menurutnya, sarana rekreasi sepeda air ini cukup bagus untuk memberikan sedikit ruang kepada masyarakat Jembrana dalam melepaskan kepenatannya sehabis bekerja namun, warga Kelurahan Lelateng, Negara ini berharap, fasilitas rekreasi yang cukup bagus ini sebaiknya juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung sehingga para pengunjung tidak perlu kepanasan karena ketiadaan tempat berteduh yang representatif.
"Mudah-mudahan pihak pengelola bisa menyiapkan tempat berteduh yang layak bagi para pengunjung," harapnya. Komentar senada juga disampaikan oleh Komang Ayu, warga Dauh Waru, Jembrana. Menurutnya adanya fasilitas ini berarti semakin banyak pilihan bagi warga Jembrana untuk melepas kepenatannya. Dirinya juga menyadari kalau fasilitas sepeda air ini masih banyak kekurangan sehingga ke depan menurutnya masih perlu dibenahi.
"Mungkin karena masih baru sehingga berbagai fasilitas pendukung masih belum tersedia. Mudah-mudahan ke depan semuanya bisa dilengkapi," kata ibu satu anak ini.
Di sisi lain, kehadiran sepeda air ini juga mampu memberikan efek ekonomis kepada sejumlah pedagang di areal tersebut. Sejak beroperasinya sepeda air ini sepekan yang lalu, puluhan pedagang jajanan mangkal di areal tersebut. Mereka rata-rata mengaku kalau omzetnya meningkat setelah mangkal di lokasi tersebut.
"Lumayanlah mas, sejak saya mangkal di lokasi ini, dagangan saya sering ludes," kata Jumadi, salah seorang pedagang arumanis. Sebagai pedagang kecil, Jumadi hanya berharap kalau pengunjung sepeda air ini tetap ramai seperti ini. "Mudah-mudahan bisa tetap ramai, sehingga dagangan saya bisa ludes terus," ujarnya sambil terkekeh.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 874 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 740 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 560 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik